NASA bakal luncurkan wahana antariksa ke matahari
Pesawat luar angkasa Parker Solar Probe diperkirakan akan lepas landas dan mempelajari Matahari lebih dekat lagi
Source: Pexels
NASA dilapoorkan bakal meluncurkan misi pertama mereka ke Matahari menggunakan wahana antariksa seukuran mobil yang akan terbang ke jarak 6,4 juta kilometer dari permukaan Matahari. Dilansir dari The Economic Times (23/7), wahana antariksa tersebut akan menghadapi hawa panas dan radiasi yang tidak pernah dialami pasawat manapun.
Wahana antariksa bernama Parker Solar Probe tersebut diperkirakan akan lepas landas paling cepat bulan depan akan mempelajari matahari lebih dekat dibandingkan dengan objek buatan manusia yang pernah ada. “Kami telah mempelajadi matahari selama beberapa dekade, dan kini akhirnya kami akan pergi lebih dekat,” kata Associate Director for Science NASA, Alex Young.
Matahari kita jauh lebih kompleks dibandingkan daripada yang terlihat. Alih-alih berbentuk stabil seperti yang dilihat oleh manusia, Matahari adalah bintang yang dinamis dan aktif secara magnetis. Atmosfer Matahari secara terus-menerus mengirimkan gelombang radiasi magnetis ke luar, membungkus tata surya kita jauh melampaui orbit Pluto dan mempengaruhi setiap objek di sepanjang jalan.
Gulungan energi magnetis dapat meledak dengan radiasi cahaya dan partikel yang menjelajah ruang angkasa serta menciptakan gangguan sementara di atmosfer kita, kadang-kadang berpengaruh pada sinyal radio dan komunikasi di Bumi. Pengaruh aktivitas Matahari di Bumi dan dunia lain dikenal sebagai cuaca angkasa (space weather), dan kunci untuk memahami asal-usulmya terletak pada pemahaman matahari itu sendiri.
Wahana antariksa NASA membawa barisan instrumen untuk mempelajasi Matahari baik dari jarak jauh maupun secara langsung. Data dari instrumen tersebut akan membantu para ilmuwan menjawab tiga pertanyaan besar mendasar tentang bintang tersebut.
Misi ini telah menjadi impian para ilmuwan selama beberapa dekade, tetapi baru-baru ini memiliki teknologi yang dibutuhkan, seperti perisai anti panas, sistem pendingin mutakhir, dan sistem manajemen kesalahan. Parker Solar Probe akan mengeksplorasi korona, wilayah Matahari yang hanya dapat dilihat dari Bumi ketika Bulan menghalangi permukaan Matahari selama gernaha total.








