sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
Sabtu, 29 Feb 2020 10:03 WIB

Kursi roda otonom bisa antar pengunjung ke keberangkatan bandara

Tidak lama lagi para pelancong yang mengunjungi bandara internasional John F. Kennedy (JFK) kemungkinan akan dapat melihat kursi roda yang berjalan secara otonom menuju gerbang keberangkatan.

Kursi roda otonom bisa antar pengunjung ke keberangkatan bandara
Source: British Airways via Engadget

Tidak lama lagi para pelancong yang mengunjungi bandara internasional John F. Kennedy (JFK) kemungkinan akan dapat melihat kursi roda yang berjalan secara otonom menuju gerbang keberangkatan. Dilansir dari Engadget (29/2), British Airways dilaporkan telah melakukan uji coba kursi roda listrik otonom di bandara tersibuk keenam di Amerika Serikat untuk melihat bagaimana kursi roda itu dapat membantu penumpang dengan kebutuhan mobilitas.

Maskapai asal Britania Raya itu menyatakan kursi roda otonom mereka dapat menghindari rintangan dan orang lain dengan bantuan teknologi anti-collision. Ia juga dapat menavigasi terminal bandara tanpa bantuan dari staf pekerja. Sebelum naik, orang yang membutuhkan dapat mengunjungi tempat sebanyak yang diinginkannya menggunakan layar di kursi roda. Setelah mengantar ke gerbang keberangkatan, kursi roda akan kembali ke dock stasiun, di mana ia menunggu penumpang berikutnya.

Kursi roda tersebut memang terlihat tidak asing karena menyesuaikan desain Whill Model Ci. Perangkat ini pernah berkesempatan diuji pada ajang Consumer Electronic Show (CES) 2018 lalu dengan melintasi lantai pertunjukan pada kecepatan 8 km/jam. Saat itu Whill mengatakan akan menjual Model Ci seharga USD4000 (Rp57,3 juta), yang seharusnya memberikan gambaran mengenai berapa banyak investasi British Airways.

Sebelum meluncurkan kursi roda otonom tersebut di beberapa bandara lagi, British Airways mengatakan berencana untuk melakukan uji coba lebih lanjut di bandara Heathrow. Kedua uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya lima tahun yang berkelanjutan, GBP6,5 miliar (Rp116,5 triliun) yang dikeluarkan oleh maskapai demi meningkatkan pengalaman pelanggannya.

Share
back to top