Hati-hati pengguna Netflix, ada email phishing pembobol password

Email phishing ada di mana-mana, kali ini pengguna Netflix yang dihantui pelaku phishing. Pelaku akan berupaya untuk mencuri password pelanggan Netflix.

Hati-hati pengguna Netflix, ada email phishing pembobol password Source: Netflix

Pengguna Netflix saat ini harus berhati-hati. Pasalnya sebuah email spam dilaporkan sedang menghantui para pelanggan. Email tersebut kabarnya berusaha mengambil password para penggunanya.

Federal Trade Commission (FTC) adalah pihak yang memberi peringatan adanya email phising bagi warga Amerika Serikat. Pihak dibalik email tersebut akan berpura-pura menjadi Netflix untuk mencuri password Netflix para pengguna. Di dalam email, pelanggan Netflix akan diminta untuk memperbaharui informasi pembayarannya.


BACA JUGA

Kemenkominfo imbau warganet tak sebar konten kekerasan

Jaringan internet Starlink bisa hadir jauh lebih cepat

Jepang segera kehabisan nomor seluler 11 digit, segera pakai 14 digit


Sebuah tangkapan layar bahkan dibagikan oleh FTC dalam pemberitahuannya. Tangkapan layar itu diambil oleh kepolisian Ohio. Secara gamblang email itu akan mengatakan bahwa akun Netflix korban sedang dalam masa penangguhan dan harus memperbaharui informasi pembayaran agar akun dapat digunakan kembali.

Salah satu hal yang patut diperhatikan dalam email tersebut adalah bagaimana pelaku menyapa korbannya. Menurut FTC, penggunaan “Hi Dear” dalam sebuah email resmi menunjukkan perilaku scam. Seharusnya email tersebut ditujukan personal dengan menyapa pelanggan secara langsung.

Sebenarnya, bukan hanya Netflix saja yang menjadi sasaran email spam. Beberapa pelanggan perusahaan besar pun pernah terkena kasus serupa. Biasanya email spam untuk tujuan phising akan meminta korbannya untuk mengklik tautan yang tersedia, kemudian mengisi kolom yang tertera dalam tautan itu.

Jika sudah begini, pelaku akan dapat mengetahui alamat email dan password yang dimasukkan korban dalam kolom yang disediakan itu. Dalam kasus Netflix ini, Engadget (28/11) menduga informasi tersebut akan digunakan untuk menjual kembali akses Netflix korban ke orang lain.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: