×
Kanal
    • partner tek.id realme
    • partner tek.id samsung
    • partner tek.id acer
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd
    • partner tek.id wd

RRQ Kazu Menggila, Tiga Wakil Indonesia Dekati Tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 di Pekan Penentuan

Oleh: Tek ID - Senin, 04 Mei 2026 19:05

RRQ Kazu bangkit di FFWS SEA 2026, bersama ONIC dan Bigetron bidik tiket Grand Finals di pekan ketiga babak Knockout.

Tiga Wakil Indonesia Dekati Tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 RRQ Kazu di pekan kedua FFWS SEA 2026 Spring. dok. Garena

Performa tim Indonesia mulai menunjukkan tajinya di ajang Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring. 

Memasuki pekan ketiga babak Knockout, tiga wakil Tanah Air, yaitu RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC, berpeluang besar mengamankan tiket Grand Finals lebih awal setelah berhasil menembus 12 besar klasemen.

Momentum kebangkitan paling mencolok datang dari RRQ Kazu. Setelah tampil kurang maksimal di pekan pertama, perubahan roster dengan memasukkan 18DEER terbukti ampuh mengangkat performa tim. 

Mereka mengoleksi 228 poin di pekan kedua, tertinggi di antara seluruh peserta, dan melesat ke peringkat dua klasemen dengan total 359 poin, hanya terpaut dari Buriram United Esports di puncak.

Pelatih RRQ Kazu Adi Gustiawan (ADY) mengatakan timnya tidak ingin kehilangan momentum di fase krusial ini.

“Posisi di Top dua belas tentu memberi kami keuntungan… tapi target kami tetap sama, kami ingin langsung mengamankan tiket Grand Finals di hari pertama,” ujarnya.

Di sisi lain, EVOS Divine memang menunjukkan perbaikan signifikan. Perolehan 137 poin di pekan kedua hampir dua kali lipat dibanding pekan pertama. 

Namun, total 201 poin belum cukup membawa mereka ke 12 besar, sehingga harus berjuang lebih keras dari jalur bawah.

Pelatih EVOS Divine Wahyu Kurniawan (LEEM) mengakui kendala timnya lebih banyak berasal dari hasil awal yang kurang optimal.

“Di pekan kedua sebenarnya ada peningkatan… tapi hasil di pekan pertama sangat mengganjal langkah kami,” katanya.

Sementara itu, konsistensi justru menjadi kekuatan Bigetron by Vitality. Tim ini mencatatkan 182 poin di pekan kedua dan mengoleksi total 340 poin dengan lima Booyah, tertinggi di antara tim Indonesia. 

ONIC juga tetap kompetitif dengan total 276 poin, menjaga peluang lolos ke babak puncak tetap terbuka.

Tim debutan Shadow Esports pun tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan total 215 poin, mereka terus menunjukkan grafik performa stabil dan siap memberi kejutan di pekan penentuan.

“Minimnya data rotasi tim-tim FFWS SEA menjadi tantangan… tapi kami cukup senang dengan hasil dua pekan pertama,” ujar pelatih Janes Manao (JANES).

Pekan ketiga yang berlangsung pada 8–10 Mei 2026 akan menjadi fase krusial. Dalam format baru, dua tim teratas setiap hari langsung lolos ke Grand Finals. Artinya, ada enam slot yang bisa diamankan lebih cepat sebelum memasuki babak eliminasi terakhir.

Tag

Tagar Terkait

×
back to top