Telkomsel Raih 2 Penghargaan Asian Technology Excellence Awards 2025 atas Inovasi AI dan Automation
Telkomsel sabet dua penghargaan Asian Technology Excellence Awards 2025 berkat inovasi 1-Click! dan Ted yang dorong efisiensi serta transformasi digital.
Penghargaan untuk Telkomsel di ajang Asian Technology Excellence Awards 2025. dok. Telkomsel
Telkomsel kembali membuktikan posisinya sebagai pemimpin inovasi digital di kawasan Asia dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Asian Technology Excellence Awards 2025.
Melalui gelaran yang diadakan di Jakarta pada 9 Oktober 2025 itu, Telkomsel dinobatkan sebagai pemenang untuk dua kategori strategis, yakni Automation-Telecommunication melalui inovasi 1-Click! Making Procurement Faster, Smarter, and Simpler at Telkomsel, serta AI – Telecommunication lewat solusi Ted-Telkomsel Enterprise Digital Account Manager.
Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Asian Business Review ini melibatkan nominasi dari lebih dari 50 negara di kawasan Asia-Pasifik.
Setiap nominasi dinilai melalui proses evaluasi ketat yang menitikberatkan pada orisinalitas, relevansi, serta dampak nyata dari inovasi teknologi terhadap efisiensi bisnis dan pelayanan pelanggan.
- Pemulihan Pascabencana Aceh Dikebut, Telkomsel Pastikan 94 Persen Jaringan Kembali Beroperasi
- Solusi MSIGHT dan tSurvey Telkomsel Raih Silver Award WCA 2025 di London, Perkuat Pariwisata Sumbar
- Telkomsel Salurkan Air Bersih dan Dapur Umum untuk Warga Desa Menang Gini Aceh Tamiang
- Gotong Royong Pascabencana, Telkomsel dan Kementerian Komdigi Perkuat Bantuan Kemanusiaan di Aceh
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan, capaian ini mencerminkan semangat Telkomsel dalam menghadirkan layanan digital yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Pengukuhan ini mencerminkan semangat Telkomsel untuk terus menghadirkan layanan beyond connectivity dengan solusi digital yang inovatif dan berdaya guna. Melalui 1-Click!, kami berhasil mentransformasi proses pengadaan menjadi lebih cepat dan efisien, sementara Ted menjadi bukti pemanfaatan teknologi AI untuk menciptakan pengalaman B2B yang lebih cerdas dan interaktif,” ujarnya.
Fahmi menambahkan, inovasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen Telkomsel untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia sekaligus menginspirasi kemajuan teknologi di tingkat nasional dan regional.
Kemenangan Telkomsel di dua kategori ini didorong oleh penerapan dua solusi unggulan yang berhasil mengubah proses bisnis internal dan hubungan dengan pelanggan korporat.
Melalui 1-Click! Procurement Intelligent Process Orchestration, Telkomsel mengintegrasikan teknologi automation, AI, dan intelligent Business Process Management (iBPM) dalam satu portal pengadaan terpadu.
Platform ini menyederhanakan seluruh proses pengadaan end-to-end, meningkatkan efisiensi biaya, serta mempercepat produktivitas.
Dengan lebih dari 75.000 transaksi setiap tahun, 1-Click! mampu menghemat 15,4 FTE atau setara Rp8,2 miliar per tahun, menambah penghematan Rp28 miliar melalui AI-powered cost estimation, serta memangkas waktu siklus pengadaan hingga 25%.
Sementara itu, Ted (Telkomsel Enterprise Digital Account Manager) menjadi salah satu inovasi Generative AI pertama di Indonesia untuk segmen B2B.
Ted menghadirkan pengalaman interaktif berbasis metahuman dan chatbot yang mampu melayani ribuan interaksi pelanggan setiap tahun.
Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Ted telah menangani lebih dari 13.000 pertanyaan di website dan 22.000 percakapan di berbagai kegiatan offline.
Melalui kemampuan analisis data yang tajam, Ted membantu tim bisnis Telkomsel mendeteksi potensi pasar lebih cepat dan meningkatkan konversi prospek secara signifikan.
Asian Technology Excellence Awards dikenal sebagai ajang penghargaan teknologi paling bergengsi di Asia-Pasifik.
Program ini menjadi tolok ukur prestasi bagi perusahaan yang berada di garis depan inovasi digital lintas sektor.
Capaian Telkomsel sekaligus menegaskan inovasi teknologi dari Indonesia mampu bersaing di tingkat global dan memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi digital kawasan.









