Review Film

Spider-Man: Far From Home jadi perjalanan menjadi dewasa

Spider-Man: Far From Home menampilkan perjalanan bagaimana Peter Parker menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab sebagai superhero.

Spider-Man: Far From Home jadi perjalanan menjadi dewasa Source: Wired

Masih belum bisa terlupakan bagaimana Iron Man memutarbalikkan efek jentikan Iron Man Infinity Gauntlet, setelah lima tahun Thanos memusnahkan sebagian kehidupan. Spider-Man: Far From Home menampilkan latar waktu setelah kejadian Avengers: Endgame, di mana Iron Man dan beberapa anggota Avengers lainnya telah gugur.

Mengingat Peter Parker (Tom Holland) menjadi salah satu yang terkena dampak jentikan Infinity Gauntlet milik Thanos, ini menyebabkan Peter harus sekelas dengan murid yang sebelumnya adalah juniornya. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Jonah Hauer-King akan perankan Pangeran Eric di film live-action The Little Mermaid

Justin Bieber jadi Cupid di film animasi garapan Mythos Studios

Tampilan Sonic The Hedgehog baru banjir pujian


Sementara itu, kejadian tersebut juga masih membuat Peter merasa kehilangan. Terutama kehilangan akan sosok Tony Stark atau Iron Man sebagai mentornya.  Besarnya rasa kehilangan tersebut  turut mengubah bagaimana Peter untuk menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab sebagai superhero. 

Ini adalah gambar dari Peter Parker yang diperankan oleh Tom Holland

Source: CBR

Bagaimana tidak, Peter ditunjuk sebagai penerus dari Iron Man oleh Tony Stark dan ditambah para masyarakat yang selalu bertanya apa yang selanjutnya akan dilakukan oleh Spider-Man. Tentunya semua itu membuat Peter merasa begitu terbebani, dan juga sebagian dirinya yang masih menginginkan kehidupan normal.  

Jadi bagi saya, film baru ini cukup berbeda dari sebelumnya Spider-Man: Homecoming yang ditampilkan bagaimana Peter Parker masih sangat anak-anak dan terkesan belum siap untuk menjadi superhero. Bisa dibilang, di film baru ini sebagai perjalanan Peter Parker yang menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab sebagai superhero. 

Ini adalah gambar dari teman-teman Peter Parker dalam film Spider-Man: Far From Home

Source: imdb

Spider-Man: Far From Home juga cukup berkembang dengan memberikan banyak tempat untuk teman-teman SMA Peter. Para teman-teman Peter ditampilkan begitu segar ala remaja seperti kisah cinta, merebutkan wanita, hingga yang ingin selalu tampil hits dengan selalu update. Semua karakter tersebut juga menampilkan humor-humor segar, yang cukup membuat keseimbangan di film Spider-Man: Far From Home. 

Tak hanya Peter yang memiliki peran penting dalam film Spider-Man: Far From Home ini. Karakter Mysterio (Jake Gyllenhaal) juga memiliki peran yang cukup penting dalam film ini. Jadi film ini bukan hanya berfokus tentang pendewasaan Peter, namun juga cukup berfokus pada perkenalan karakter baru Mysterio. Film ini cukup menjelaskan asal muasal karakter Mysterio tercipta, dan bagaimana karakter tersebut memainkan peran cukup besar dalam film ini. 

Ini adalah ganbar dari karakter Mysterio dan Spider-Man

Source: Polygon

Oh iya, film ini juga juga menghadirkan beragam plot twist yang benar-benar tidak saya duga. Semua plot twist tersebut disajikan begitu mulus hingga penonton sama sekali tidak menduganya. Ditambah pada post-credit terakhir juga masih menampilkan plot twist yang tak terduga, dan terdapat adegan yang berhasil membuat penasaran akan kelanjutan film Spider-Man atau Avengers mendatang. 

Secara keseluruhan, Spider-Man: Far From Home telah dapat memenuhi ekspektasi. Mulai dari menampilkan cerita, karakter, hingga plot twist. Bahkan film ini juga menampilkan efek CGI yang sangat keren. Hanya sekedar saran, sebaiknya Anda menonton film ini dalam format 3D karena efek yang ditampilkan akan semakin memuaskan Anda. 

Tak ketinggalan, pesan moral dari film terbaru ini juga cukup tersampaikan bagi penonton. Bagaimana perjalanan menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab membutuhkan banyak yang harus dilewati sekaligus dikorbankan. Tapi bila kita telah bisa menerima masa-masa tersebut, maka kita akan merasa semua baik-baik saja.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: