Ekspansi serial drama komedi berkonsep vertikal asal China

Video dalam format vertikal menjadi konten baru untuk menarik perhatian audiens media sosial, China tengah mengembangkan banyak video drama berdurasi pendek untuk mendapat riuhnya penggemar media sosial.

Ekspansi serial drama komedi berkonsep vertikal asal China

Konten video mobile yang disajikan dalam tampilan vertikal mengikuti user interface ponsel pintar pengguna, adalah sesuatu yang kini tengah dikembangkan banyak pihak. Pemain teknologi raksasa, kini telah bergerak cepat mengisi ruang konten video mobile ini.

Instagram meluncurkan IGTV 2018 lalu, dan mendorong pembuat konten untuk mengeksplorasi lebih jauh gaya konten baru ini. Netflix sendiri sudah bergerak dengan memperkenalkan video preview vertikal berdurasi 30 detik. Mereka juga sedang bereksperimen dengan fitur-fitur mobile-first. Spotify merilis video musik vertikal. Snap menghadirkan banyak konten video mobile premium lewat Snap Originals-nya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Facebook Cafe resmi hadir di Jakarta

Facebook bakal ubah nama Instagram dan WhatsApp

Shoelace jadi jejaring sosial terbaru Google


Produsen video mobile nampaknya harus mengarahkan perhatian mereka ke format perusahaan media Cina, yang telah bereksperimen dengan drama vertikal, Supingju.

Drama vertikal adalah sebuah konten bernaskah yang dibuat khusus untuk dimainkan di ponsel dalam versi vertikal. Raksasa internet Cina, Tencent, pertama kali mencoba beramin di kategori drama vertikal ini pada 2018. Mereka merilis seri komedi romantis berdurasi pendek seperti My Boyfriend-ish Sister (Wo de nanyouli jiejie) dan My Idiot Boyfriend (Wo de er huo nanyou).

Segera setelah itu, iQiyi, sebuah rumah produksi di bawah raksasa teknologi Cina lainnya Baidu, merilis tayangan komedi situasi bergenre slice-of-life Ugh! Life! (Shenghuo dui wo xiashoule) di 2018.  Setahun kemudian mereka merilis serial komedi sketsa, Arg Director (Daoyan dui wo xiashoule), sebuah pertunjukan komedi sketsa yang mengeksplorasi genre-genre TV Tiongkok, di 2019 ini.

Satu hal yang luar biasa bagi serial drama vertikal adalah, produksinya bukan sembarang naskah potongan yang kejar tayang untuk memenuhi aspek rasio video vertikal. Tayangan ini memang secara khusus dibuat untuk tayang di layar ponsel secara vertikal. Ini terbukti dari karakter-karakter konten mereka yang khas.

1. Durasi super pendek

Satu episode dalam drama vertikal biasanya berduarasi antara dua-lima menit. Penulisan naskahnya menyampaikan setiap plot-point atau slogan secepat mungkin. Misalnya saja pada episode Arg Director yang menghadirkan 10 lelucon. Durasi yang pendek ini membuat Anda ingin tayangan yang lebih.

Dengan cara ini, tidak hanya mendorong pemirsa untuk menyelesaikan satu episode, mereka juga ingin menyelesaikan seluruh sesion. Dalam pertempuran untuk mendapatkan perhatian audiens mobile yang mudah tidak fokus, konten yang berdurasi panjang tidak dapat bersaing.

2. Fragmentasi bahasa visual

Editing dengan konsep kombinasi split screens, swipe up, dan potongan-potongan gambar yang cepat, mendominasi bahasa visual drama-drama Cina ini. Tentunya ini adalah gaya yang bisa diterima untuk episode-episode pendek yang memiliki ritme cepat untuk menyalurkan komedi-komedi mereka. Hasilnya, fragmen-fragmen visualnya menjadi cari dan dinamis.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: