CEO Take-Two bocorkan strategi peluncuran GTA VI
Dalam sebuah laporan terbaru, CEO Take-Two bocorkan strategi peluncuran GTA VI.
Sepertinya peluncuran waralaba terbaru dari game Grand Theft Auto, yakni Grand Theft Auto VI sudah semakin dekat. Soalnya, dalam wawancara terbaru, CEO Take-Two, Strauss Zelnick membocorkan informasi yang cukup penting.
Dilansir dari laman Wccftech (1/4), pada wawancara terbaru dengan Bloomberg Television, CEO Take-Two Strauss Zelnick membahas strategi pemasaran untuk Grand Theft Auto VI. Berbeda dengan Red Dead Redemption 2, yang memiliki tiga trailer selama tiga tahun sebelum peluncuran, GTA VI akan dipasarkan lebih dekat dengan tanggal rilisnya.
Zelnick menjelaskan bahwa strategi ini bertujuan menjaga keseimbangan antara antusiasme dan ekspektasi yang belum terpenuhi. Menurutnya, terlalu banyak materi promosi yang dirilis jauh sebelum peluncuran justru bisa mengurangi dampak saat game benar-benar tersedia.
Pendekatan ini mirip dengan yang dilakukan Bethesda untuk Fallout 4, yang diumumkan dan dirilis dalam waktu enam bulan. Meskipun GTA VI telah diumumkan sejak lama, informasi tambahan dan trailer kemungkinan baru akan dirilis menjelang peluncuran.
- Garena Buka Praregistrasi Monster Hunter Outlanders di Indonesia dan Asia Tenggara
- Garena Rayakan Anniversary Haikyu!! Fly High dengan Karakter SP Baru dan Hadiah Melimpah
- Tim PUBG MOBILE Indonesia Lolos ke Esports Nations Cup 2026, Siap Bertarung di Riyadh
- JBL Luncurkan Headset Gaming Quantum Terbaru di Indonesia, Bidik Gamer Kasual hingga Atlet Esports
Selain para gamer, perusahaan game lain juga menunggu kepastian tanggal rilis GTA VI. Beberapa analis percaya bahwa jadwal rilis game lain, seperti Vampire: The Masquerade – Bloodlines 2 dan Crimson Desert, masih fleksibel karena menyesuaikan dengan potensi dominasi GTA VI di pasar.
Melalui strategi pemasaran ini, Rockstar tampaknya ingin memaksimalkan dampak perilisan salah satu game paling dinanti sepanjang masa.









