Kedaulatan Digital Jadi Fondasi Baru Ekonomi Indonesia di Era AI

Oleh: Tek ID - Sabtu, 14 Maret 2026 17:40

Kedaulatan digital menjadi fondasi penting ekonomi digital Indonesia. AI, cloud, dan keamanan data dinilai menentukan daya saing masa depan.

Perkembangan ekonomi digital Indonesia yang semakin pesat mendorong munculnya kebutuhan baru dalam pengelolaan teknologi dan data. Di tengah percepatan transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI), konsep kedaulatan digital kini dinilai menjadi fondasi penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan dan aman.

Indonesia saat ini menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara. Negara ini menyumbang sekitar 40 persen dari total ekonomi digital kawasan, dengan nilai pasar yang diproyeksikan mendekati 100 miliar dolar AS dalam Gross Merchandise Value (GMV).

Besarnya pasar tersebut tidak terlepas dari basis pengguna internet yang sangat besar. Dari sekitar 280 juta penduduk Indonesia, lebih dari 220 juta di antaranya telah terhubung dengan internet. Jumlah ini menghasilkan volume data digital yang sangat besar dan menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis bagi penerapan teknologi AI berskala nasional.

Percepatan digitalisasi juga terjadi di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, keuangan, telekomunikasi hingga platform digital. Investasi pada teknologi cloud, data analytics, otomatisasi, dan kecerdasan buatan terus meningkat untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.

General Manager dan Technology Leader IBM ASEAN Catherine Lian menilai Indonesia saat ini berada pada fase penting dalam perjalanan transformasi digitalnya.