RunSight, Kacamata AI Karya Mahasiswa Indonesia Masuk 10 Besar Samsung SFT Global Ambassador
RunSight, kacamata AI karya mahasiswa UI, terpilih sebagai SFT Global Ambassador dan masuk 10 besar inovasi dunia 2026.
Inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat global. RunSight, kacamata pintar berbasis AI karya mahasiswa Universitas Indonesia, terpilih sebagai salah satu dari 10 tim terbaik dunia dalam ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador 2026.
RunSight dikembangkan oleh Tim Labmino sebagai solusi inklusif bagi pelari dengan keterbatasan penglihatan.
Perangkat ini dirancang memberikan panduan suara secara real-time, sehingga pengguna dapat berlari dengan lebih aman dan percaya diri tanpa harus selalu bergantung pada pendamping.
President Samsung Electronics Indonesia Harry Lee mengatakan pencapaian ini mencerminkan bagaimana AI dapat digunakan secara relevan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Kecerdasan buatan sedang mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menyelesaikan berbagai hambatan. Di Samsung, kami memandang AI sebagai pendamping yang bekerja secara alami untuk membantu manusia,” ujar Harry Lee dalam keterangannya.