Tampilan Lazada berubah, apa flash sale jadi lebih mudah?
Saya bertanya kepada petinggi Lazada soal hal yang paling bikin keki pembeli mereka, Flash Sale.
Program Flash Sale di Lazada selalu jadi incaran pembeli. Bahkan pembeli yang berharap mendapatkan barang incaran mereka, harus berjibaku untuk mendapatkannya. Saya bicara dengan Adi Putra, Head of Seller Engagement Lazada Indonesia, perihal ini. Berhubung Lazada telah mengubah tampilan dan menyuntikkan mesin kecerdasan buatan ke dalam aplikasi mobile mereka, apakah ini akan mempermudah konsumen berbelanja Flash Sale nantinya?
Menurut keterangan Adi, aplikasi mobile Lazada memang tengah ditingkatkan kemampuannya, termasuk kemampuannya dalam menampung pengunjung dalam hitungan yang sangat cepat.
"Satu hal yang pasti, antusiasme pembeli di Indonesia memang tinggi. Contohnya saja Xiaomi Redmi 5A, kita ada stok 20 ribu unit setiap harinya. Dalam setengah jam sudah ludes. Sudah itu website kita down langsung. Sebelumnya kita memang sudah pernah berhasil mencoba 10 ribu dalam 15-20 menit. Kita pun meningkatkan kapasitas. Sekarang dihantam 20 ribuan, habis lagi. Jadi pasar Indonesia memang gila," ujar Adi.
Adi melanjutkan, kenapa Flash Sale di Lazada memang cukup sulit untuk sebagian orang. Pernah ada satu kejadian dalam satu detik, pemesan di Lazada bisa ratusan orang, 400-500 pemesan menurut versi Adi. Hal ini tentu memperketat kompetisi konsumen dalam mendapatkan barang incaran mereka.