Microsoft Luncurkan Scout, Asisten AI yang Belajar dari Kebiasaan Pengguna
Microsoft meluncurkan asisten AI terbaru Scout yang mampu mempelajari kebiasaan pengguna sehingga memudahkan keseharian.
Microsoft meluncurkan Scout, asisten kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang untuk membantu pengguna mengelola berbagai pekerjaan sehari-hari sekaligus menyesuaikan diri dengan pola kerja masing-masing pengguna.
Scout diperkenalkan sebagai bagian dari program Frontier milik Microsoft dan dibangun menggunakan kerangka kerja OpenClaw, proyek AI agen yang sempat menarik perhatian industri teknologi pada awal 2026.
Wakil Presiden Scout Microsoft Omar Shahine mengatakan Scout dirancang sebagai asisten AI yang dapat terus berkembang berdasarkan interaksi dan umpan balik pengguna.
“Kita semua memiliki keunikan tersendiri dalam cara bekerja. Pola-pola tersebut dapat dipelajari dan disimpan oleh agen sehingga menjadi lebih memahami penggunanya dari waktu ke waktu,” ujar Shahine dikutip dari TechCrunch.
Berbeda dengan chatbot AI konvensional, Scout hadir sebagai asisten yang selalu aktif dan dapat diberi identitas atau nama khusus oleh penggunanya.