Microsoft dan Qualcomm rilis laptop versi ARM, baterainya kuat seharian

Oleh: Dommara Hadi S - Rabu, 06 Desember 2017 10:21

Laptop versi ARM ini diklaim memiliki daya tahan baterai yang sangat tinggi

Microsoft dan Qualcomm meluncurkan laptop berbasis Windows 10 menggunakan prosesor dengan arsitektur ARM. Dikabarkan The Verge, HP, Lenovo dan ASUS sudah menggarap laptop dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 835.

Sebelumnya, Microsoft sudah menunjukkan laptop versi ARM ini dengan menjalankan Photoshop. Microsoft juga dikabarkan tengah mengembangkan emulator agar aplikasi dengan arsitektur x86 dapat berjalan pada perangkat baru ini.

Laptop versi ARM ini akan bekerja layaknya laptop lainnya. Namun, yang membedakannya, yakni keunggulan Qualcomm pada sisi konektivitas dan produktivitas. Laptop yang ditenagai Qualcomm ini memiliki beberapa keunggulan mulai dari konektivitas LTE, respons time yang singkat dan daya tahan baterai yang tinggi. Fitur yang jarang ditemukan pada laptop kebanyakan.

Laptop garapan HP dan ASUS akan menjalankan Windows 10 S yang dirancang hanya untuk menjalankan aplikasi pada Windows Store. Namun, Microsoft juga memberikan opsi untuk pengguna yang ingin meng-upgrade ke Windows 10 Pro secara gratis untuk mendapatkan ragam aplikasi native desktop lainnya.

Laptop dengan arsitektur ARM ini sudah mendukung file 32-bit, namun belum mendukung 64-bit serta aplikasi yang membutuhkan campur tangan kernel. Jadi, akan ada beberapa aplikasi anti-virus yang belum bisa berjalan pada laptop berbasis arsitektur ARM ini.