Kacamata drone terbaru dari DJI bisa rekam hingga 120 fps

Oleh: Erlanmart - Kamis, 01 Agst 2019 13:09 WIB

Kamera FPV pada drone menawarkan tiga mode: Racing, Standard, dan LED (untuk kondisi cahaya rendah) dan dapat mentransmisikan ke delapan kanal frekuensi 5,8 GHz.

Source: DJI via Engadget

Perusahaan drone terkemuka asal Negeri Tirai Bambu, DJI, baru saja mengenalkan sistem transmisi first person viewing (FPV) digital. Teknologi ini menawarkan sinyal transmisi video HD berlatensi sangat rendah untuk pertama kalinya. Dengan demikian, perangkat itu menjanjikan tampilan yang jernih, minim gangguan lagging, keandalan anti-inferensi dan memiliki jangkauan sinyal hingga 4 km.

Dari spesifikasi yang diusungnya, sistem FPV tersebut diklaim dapat menyaingi sistem analog, atau bahkan melampauinya dalam beberapa aspek. Dilansir dari Engadget (31/7), dengan latensi hanya 28 milidetik, perangkat tersebut juga dapat merekam video 720p pada 120 fps.

Sebagai catatan, spesifikasi tertinggi FPV dari DJI sebelumnya adalah 50 milidetik. Selain merekam pada kamera drone, sistem ini memungkinkan merekam video pada FPV itu sendiri. Pengguna drone dapat menangkap konten video pada kamera FPV dalam 1080p pada 60 fps atau 720p pada 120 fps.

Kamera FPV pada drone menawarkan tiga mode: Racing, Standard, dan LED (untuk kondisi cahaya rendah) – dan dapat mentransmisikan ke delapan kanal frekuensi 5,8 GHz sehingga memungkinkan hingga delapan drone terbang secara bersamaan dalam satu sistem.

Perlengkapan ini dikemas secara rapi ke dalam pengaturan sederhana yang melibatkan kacamata FPV, modul transmisi unit udara FPV, remote control FPV, kamera FPV, dan semuanya siap untuk digunakan. Sejauh ini, perangkat anyar dari DJI tersebut adalah satu-satunya teknologi transmisi digital di pasaran yang berperforma dengan analog, sehingga pasti menandai standar baru FPV drone.

Tag