Elon Musk resmi akuisisi Twitter, CEO Parag Agrawal didepak
Elon Musk akhirnya menandatangani kesepakatan yang bernilai USD44 miliar untuk mengakuisisi Twitter.
Pasang surut keinginan Elon Musk untuk mengambil alih Twitter akhirnya mencapai puncak. Miliarder Tesla itu dilaporkan telah menandatangani kesepakatan yang bernilai USD44 miliar untuk mengakuisisi raksasa jejaring sosial tersebut.
Musk pertama kali mengumumkan akan membeli Twitter pada April dengan nilai USD44 miliar. Namun, perdebatan jumlah bot di aplikasi, antara pihak Musk dan Twitter, telah mengancam proses akuisisi. Sampai-sampai, Musk membatalkan keinginannya itu dan membawa kedua pihak ke meja hijau.
Bukan Musk namanya kalau tidak huru-hara. Di tengah-tengah proses hukumnya, dia mengumumkan niatnya kembali untuk memiliki Twitter. Singkat cerita, Musk mencapai puncak akuisisi dan resmi menandatangani kesepakatan.
Dampak terhadap akuisisi Musk sejauh ini adalah didepaknya beberapa eksekutif Twitter, termasuk CEO Parag Agrawal, CFO Ned Segal, Kepala Kebijakan Vijaya Gadde dan Penasihat Umum Sean Edgett, berdasarkan laporan Bloomberg (28/10).
Terlepas dari intensinya untuk menjunjung kebebasan berpendapat di Twitter, Musk ingin menjadikan platform sebagai "tempat periklanan yang paling dihormati di dunia." Dalam hal iklan bertarget, Twitter secara historis tidak sebagus Meta. Pesan Musk menunjukkan bahwa dia ingin memperbaikinya, juga memastikan "kebebasan berbicara" di platform.