Semangat Kartini di Era AI, Cerita Perempuan Hebat Jadi Motor Transformasi Digital

Oleh: Tek ID - Kamis, 30 April 2026 23:00

Semangat Kartini di era AI, perempuan Indonesia dorong transformasi pendidikan dan kebijakan digital dari Papua hingga Jawa Timur.

Semangat Raden Ajeng Kartini kembali menemukan relevansinya di era kecerdasan buatan (AI). Di tengah tantangan kesenjangan pendidikan dan literasi digital, sejumlah perempuan Indonesia mulai mengambil peran sebagai penggerak perubahan, baik di ruang kelas maupun di lingkup pemerintahan.

Data menunjukkan ketimpangan akses pendidikan masih menjadi persoalan serius. Rata-rata lama sekolah perempuan di beberapa wilayah masih berada di bawah angka nasional 8,79 tahun pada 2025. 

Di Papua Pegunungan, angka tersebut bahkan hanya mencapai 3,6 tahun, menandakan masih terbatasnya akses pendidikan dasar.

Di tengah kondisi tersebut, sosok seperti Ory Mangiri hadir sebagai simbol ketekunan. Guru yang mengabdi di wilayah pedalaman Papua Pegunungan ini menghadapi tantangan ekstrem, mulai dari keterbatasan akses transportasi hingga praktik pernikahan dini yang masih terjadi.

“Anak-anak ini sedang membangun masa depannya. Tolong beri mereka waktu untuk belajar dan menentukan hidupnya sendiri,” ujarnya, dalam upaya mengedukasi masyarakat agar memberi kesempatan pendidikan yang lebih panjang bagi anak-anak.