Seharian mengambil foto dengan Galaxy A6
Fitur kamera di Galaxy A6 kami jajal seharian penuh dengan berbagai kondisi dan skenario mulai dari foto siang hari, low light, hingga malam hari
Samsung Galaxy A6 baru saja dirilis di Indonesia. Smartphone yang dikatakan untuk kaum milenial ini memang mengandalkan kamera sebagai fitur utamanya dan dibekali kamera depan beresolusi 16MP aperture f/1.9 serta kamera belakang beresolusi 16MP dengan aperture f/1.7.
Selain itu, kamera di smartphone ini juga dilengkapi dengan fitur Live Focus untuk menghasilkan efek bokeh, Low Light, AR Sticker, dan lainnya. Tak ketinggalan, Samsung juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan pengaturan manual atau auto sesuai dengan keinginan pada fitur kameranya.
Kebetulan, saya telah mencoba Galaxy A6 selama satu hari ini untuk berfoto. Selama satu hari tersebut, saya pergi ke tiga tempat yakni Pura Taman Ayun Badung, Desa Tajen, dan menyaksikan matahari terbenam di Waka Gangga. Selama satu hari penuh tersebut saya telah berpuas berfoto dan mencoba kamera Samsung Galaxy A6.
Pada lokasi pertama, saya memotret dalam keadaan siang hari yang terik, untuk itu saya menggunakan mode Auto di Pura Taman Ayun Badung. Menurut saya, mode Auto ini mampu menghasilkan gambar yang cukup tajam meski punya sedikit noise. Sayangnya, hasil gambar yang tajam ini sangat bergantung pada kondisi cahaya yang terang. Pada kondisi yang tidak begitu terang, smartphone ini menampilkan gambar yang kurang tajam dan punya cukup banyak noise.