Seharian mengambil foto dengan Galaxy A6
Fitur kamera di Galaxy A6 kami jajal seharian penuh dengan berbagai kondisi dan skenario mulai dari foto siang hari, low light, hingga malam hari
Samsung Galaxy A6 baru saja dirilis di Indonesia. Smartphone yang dikatakan untuk kaum milenial ini memang mengandalkan kamera sebagai fitur utamanya dan dibekali kamera depan beresolusi 16MP aperture f/1.9 serta kamera belakang beresolusi 16MP dengan aperture f/1.7.
Selain itu, kamera di smartphone ini juga dilengkapi dengan fitur Live Focus untuk menghasilkan efek bokeh, Low Light, AR Sticker, dan lainnya. Tak ketinggalan, Samsung juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan pengaturan manual atau auto sesuai dengan keinginan pada fitur kameranya.
Kebetulan, saya telah mencoba Galaxy A6 selama satu hari ini untuk berfoto. Selama satu hari tersebut, saya pergi ke tiga tempat yakni Pura Taman Ayun Badung, Desa Tajen, dan menyaksikan matahari terbenam di Waka Gangga. Selama satu hari penuh tersebut saya telah berpuas berfoto dan mencoba kamera Samsung Galaxy A6.
- Samsung Galaxy A07 5G Andalkan Baterai 6000mAh untuk Aktivitas Seharian Tanpa Khawatir
- Samsung Rilis Galaxy A57 5G dan A37 5G, Bawa Fitur AI Kelas Flagship ke Segmen Menengah
- Samsung Galaxy S26 Kini Dukung AirDrop, Transfer File iPhone–Android Jadi Lebih Mudah
- Membedah Teknologi Samsung Privacy Display, Bikin Layar Ponsel tak Bisa Lagi Diintip
Pada lokasi pertama, saya memotret dalam keadaan siang hari yang terik, untuk itu saya menggunakan mode Auto di Pura Taman Ayun Badung. Menurut saya, mode Auto ini mampu menghasilkan gambar yang cukup tajam meski punya sedikit noise. Sayangnya, hasil gambar yang tajam ini sangat bergantung pada kondisi cahaya yang terang. Pada kondisi yang tidak begitu terang, smartphone ini menampilkan gambar yang kurang tajam dan punya cukup banyak noise.
Di lokasi selanjutnya, saya memotret menggunakan mode HDR, Pro, dan Low Light. Hasil gambar HDR-nya punya warna lebih cerah dan cukup tajam. Sedangkan untuk mode Pro dan Low Light sangat bisa diandalkan. Saya menggunakan dua fitur tersebut untuk mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya dan smartphone ini terbukti jadi bisa mampu menampilkan gambar yang tajam.
Setelah itu saya mengambil gambar dalam kondisi sore hingga malam hari di Waka Gangga dan menggunakan mode Low Light dan Pro. Untuk fitur Pro, saya mengambil gambar matahari terbenam (sunset) di pinggir pantai dan hasilnya terbilang cukup tajam. Meski ada noise namun keberadaannya bisa ditoleransi. Saat malam hari, saya menggunakan fitur Low Light untuk menangkap gambar. Lagi-lagi, smartphone ini mampu menangkap gambar yang cukup tajam meski dalam kondisi minim cahaya. Jadi, sebaiknya Anda memang jangan menggunakan mode selain Low Light saat mengambil foto di kondisi minim cahaya.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A6 memang punya kamera yang cukup bagus, terutama jika Anda doyan mengambil foto landscape dan street photo. Selain mode pengambilan gambarnya cukup lengkap, hasil fotonya cukup bagus untuk dipajang di media sosial.








