Satelit Merah Putih dan satelit Palapa yang pensiun

Oleh: Lely Maulida - Rabu, 08 Agst 2018 11:52 WIB

Satelit Merah Putih milik Telkom Indonesia sukses meluncur di Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat (AS)

(Foto: Telkom)

Satelit Merah Putih milik Telkom Indonesia sukses meluncur di Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat (AS). Satelit telekomunikasi itu diangkut ke luar angkasa oleh roket Falcon 9 milik SpaceX.

Satelit Merah Putih memiliki kapasitas 60 transponder yang terdiri dari 24 Standard C-Band dan 12 Extended C-Band. Satelit tersebut akan menjangkau Asia Tenggara serta 24 Standard C-band yang menjangkau Asia Selatan.

Satelit Merah Putih merupakan satelit telekomunikasi yang memiliki kapasitas lebih besar dan jangkauan lebih luas ketimbang satelit Telkom sebelumnya. Selain itu, Satelit Merah Putih dibangun menggunakan teknologi Fiber Optic Gyro, sehingga dinilai memiliki kestabilan lebih tinggi. Usai diluncurkan, satelit ini akan menempati slot orbit 108 derajat Bujur Timur (BT) atau di atas wilayah sekitar Selat Karimata. 

Diluncurkannya Satelit Merah Putih akan melengkapi dua satelit Telkom lainnya yaitu Telkom 2 dan Telkom 3S yang saat ini masih beroperasi. Dengan satelit Merah Putih, jumlah transponder Telkom bertambah menjadi 133 dari sebelumnya 73 transponder. Keberhasilan peluncuran Satelit Merah Putih diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transponder nasional guna menjangkau wilayah-wilayah di Indonesia khususnya wilayah terpencil.

"Keberadaan Satelit Merah Putih diharapkan dapat mendorong pembangunan masyarakat digital Indonesia dan memperkuat peran Telkom sebagai enabler dalam kemajuan ekonomi digital nasional," kata Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga.