Google Luncurkan Preferred Sources untuk Bantu Publisher Hadapi AI Search
Fitur bernama Preferred Sources ini sekaligus menjadi upaya Google untuk membantu publisher mempertahankan traffic di tengah perubahan pencarian yang semakin mengandalkan AI.
Google Preferred Sources. dok. Google
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna memilih media berita favorit agar lebih mudah ditemukan pada pencarian.
Fitur bernama Preferred Sources ini sekaligus menjadi upaya Google untuk membantu publisher mempertahankan traffic di tengah perubahan pencarian yang semakin mengandalkan AI.
Dilansir dari TechCrunch dan Engadget, publisher kini dapat memasang tombol Preferred Source langsung pada situs mereka.
Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup menekan tombol “Preferred Sources” yang tersedia di situs berita yang mendukung fitur tersebut. Setelah dipilih, media tersebut akan menjadi sumber pilihan di Google Search.
- Cara Menonaktifkan Gemini dan Mengembalikan Google Assistant di Ponsel Android
- Google Sewa 110.000 GPU Nvidia dari SpaceX, Bayar Rp16 Triliun per Bulan
- Google Luncurkan Dreambeans, Aplikasi AI yang Ubah Aktivitas Pengguna Jadi Cerita Bergaya Kartun
- Alphabet Siapkan Dana Rp1.300 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur AI
Bagi publisher, fitur ini juga membuka peluang untuk mendapatkan lebih banyak kunjungan.
Google mengklaim pengguna yang menjadikan sebuah situs sebagai Preferred Source memiliki kemungkinan dua kali lebih besar untuk mengkliknya dibandingkan situs yang tidak dipilih.
Fitur ini sebelumnya diperkenalkan pada Mei 2026 untuk pengalaman pencarian berbasis AI.
Google menyebut sejak saat itu lebih dari 345.000 situs telah dipilih pengguna sebagai sumber favorit.
Selain Preferred Sources, Google juga memperbarui Discover agar pengguna dapat mengatur topik yang ingin lebih sering atau jarang muncul menggunakan bahasa natural melalui Gemini.
Google News di Android turut mendapatkan opsi untuk menyesuaikan audio briefing berdasarkan topik pilihan pengguna.
Dengan fitur tersebut, Google mencoba memberi keuntungan bagi kedua pihak. Pengguna mendapatkan lebih banyak kendali atas sumber berita yang mereka baca, sementara publisher memiliki peluang untuk mempertahankan visibilitas dan traffic dari Search.
Meskipun demikin, upaya ini masih mendapat sorotan. Engadget mempertanyakan manfaat pembaruan Discover berbasis Gemini bagi pengguna dan menilai fitur tersebut lebih terasa sebagai upaya meningkatkan penggunaan Gemini daripada menjawab kebutuhan pengguna.
Bagi publisher, fitur ini setidaknya membuka peluang untuk mempertahankan visibilitas dan mendatangkan kembali pembaca dari Google Search di tengah perubahan akibat AI.









