X Batasi Fitur Grok, Tak Lagi Izinkan Edit Foto Bermuatan Seksual
X membatasi penggunaan model kecerdasan buatan (AI) Grok dengan tidak lagi membolehkan pegeditan foto bernuansa seksual.
Perusahaan media sosial, X, baru saja mengambil kebijakan baru terkait fitur pengeditan gambar pada chatbot kecerdasan buatannya (AI), Grok.
Langkah ini diambil setelah maraknya penyalahgunaan fitur edit foto terutama terkait pembuatan gambar bermuatan seksual tanpa persetujuan.
Hal tersebut menimbulkan kritik luas di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sejumlah negara dilaporkan telah mengambil tindakan tegas terhadap Grok.
Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Malaysia, disebut telah memblokir chatbot AI tersebut karena kekhawatiran terkait keamanan dan penanganan konten AI bermuatan seksual, termasuk pembuatan gambar seksual dan ketelanjangan tanpa persetujuan.
Dalam pernyataan yang dibagikan melalui akun @Safety di X, perusahaan milik Elon Musk itu menyatakan telah menerapkan langkah-langkah teknologi untuk mencegah akun Grok mengedit gambar orang sungguhan ke dalam pakaian terbuka seperti bikini.