sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
Rabu, 15 Sep 2021 19:03 WIB

Xendit umumkan pendanaan Seri-C, incar pasar Asia Tenggara

Xendit umumkan pendanaan Seri-C dan menargetkan masuk pasar Asia Tenggara serta membantu perkembangan UMKM di Indonesia.

Xendit umumkan pendanaan Seri-C, incar pasar Asia Tenggara

Xendit baru saja mengumumkan perolehan pendanaan Seri-C senilai Rp2,1 triliun dari beberapa investor yang tergabung di Tiger Global Management. Dengan pendanaan ini, mereka menargetkan mengembangkan bisnisnya di luar Indonesia.

Pendanaan kali ini didapatkan dari beberapa ventura besar, seperti Accel, Amasia, dan Goat Capital yang dimiliki oleh Justin Kan. Startup asal Indonesia ini pun menargetkan untuk membawa layanan mereka ke beberapa negara.

Para punggawa Xendit mengatakan hal ini penting dilakukan karena saat ini semua kegiatan pembayaran sudah mulai beralih ke platform digital. “Kami sedang melihat pergeseran besar-besar ke ranah digital yang dilakukan hampir semua pelaku usaha, baik pemilik toko kecil di Instagram, sampai perusahaan-perusahaan terbesar di Indonesia. Semua usaha kini harus bisa hadir secara digital,” ujar Moses Lo, Founder dan CEO Xendit. 

“Infrastruktur pembayaran digital Xendit memungkinkan para pelaku usaha baru di kawasan Asia Tenggara untuk dapat menerima pembayaran dengan lebih cepat, dan mendukung para perusahaan besar dengan layanan finansial modern kelas dunia.”

Di Indonesia sendiri, Xendit mengatakan telah melihat peningkatan penggunaan layanan dengan pesat. Pertumbuhan fintech ini memang tidak terlihat secara langsung oleh masyarakat Indonesia, karena memang Xendit menggandeng berbagai perusahaan besar untuk menggunakan solusi mereka.

“Xendit mencatatkan peningkatan total volume pembayaran lebih dari 200% Year-over-Year di Indonesia dan Filipina, melanjutkan rekam jejak kami yang tumbuh lebih dari 10% dari bulan-ke-bulan, sejak awal pendirian kami,” jelas Tessa Wijaya, Co-Founder & COO, Xendit. 

“Status baru kami sebagai unicorn akan membantu memperkuat misi yang sejak awal menjadi pegangan kami - yaitu untuk menyediakan infrastruktur keuangan yang andal dan aman bagi jutaan perusahaan di seluruh wilayah Asia Tenggara, dan membantu para pelaku bisnis untuk tumbuh dan maju bersama ekonomi digital yang sedang berkembang.”

Dengan pendanaan seri-C ini, Xendit menargetkan untuk membawa perusahaan mereka ke level internasional, dengan tahap awal mencapai Asia Tenggara terlebih dahulu. Saat ini, Xendit mengaku telah memasuki pasar Filipina dan dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini. Mereka mengklaim, layanan yang mereka tawarkan menjadi salah satu yang terbesar di negara tersebut. 

“Infrastruktur pembayaran digital Xendit yang dirancang khusus untuk Asia Tenggara, kini menjadi standar baru untuk industri finansial di kawasan ini,” ujar Alex Cook, Partner Tiger Global Management. 

“Dengan menyediakan gerbang pembayaran (payment gateway) yang andal dan aman, Xendit telah membuka jalan menuju ekonomi digital bagi para pelaku bisnis. Karena itu, kami sangat senang  bermitra dengan Xendit karena kami percaya bahwa mereka akan terus berkembang.”

Sementara di Indonesia sendiri, Xendit akan lebih fokus dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Sebab, mereka memiliki target untuk dapat membantu UMKM dapat bertransaksi secara digital. Target ini sejalan dan dibuat untuk mendukung target Bank Indonesia dan pemerintah untuk membawa lebih dari 30 juta UMKM pada tahun 2025.

Share
×
img
×
tekid
back to top