WhatsApp tingkatkan keamanan dengan memanfaatkan alamat email
Fitur ini bersifat opsional dan terpisah dari proses verifikasi dua langkah yang sudah ada, yang juga menggunakan alamat email.
Belakangan ini WhatsApp telah memperkenalkan banyak fitur baru. Meta telah melakukan beberapa pengerjaan ulang pada UI dan UX mengikuti pedoman Material Design 3. UI baru telah diluncurkan baru-baru ini melalui update beta. Bersamaan dengan itu, perusahaan sedang mengerjakan fitur keamanan baru. Menurut WABetaInfo, pembaruan versi 2.23.16.15 bertujuan untuk meningkatkan keamanan akun pengguna menggunakan alamat email, meskipun detail spesifiknya belum diungkapkan.
Awal tahun ini, WhatsApp memperkenalkan berbagai fitur keamanan, seperti perlindungan terhadap transfer akun yang tidak sah ke perangkat yang berbeda, pertahanan terhadap malware yang mengeksploitasi WhatsApp, dan verifikasi kode keamanan yang disederhanakan melalui kode otomatis, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap keamanan pengguna.
Dilansir dari Gizmochina (6/8), update beta baru menunjukkan niat WhatsApp untuk memperkenalkan fitur keamanan yang terkait dengan alamat email pengguna, menambahkan lapisan perlindungan ekstra. Fitur tersebut bersifat opsional dan terpisah dari proses verifikasi dua langkah yang sudah ada, yang juga menggunakan alamat email.
Meski detail tentang bagaimana fitur baru ini berbeda dari proses yang ada tetap masih belum terungkap, tampaknya ini adalah alat yang menjanjikan untuk perlindungan dan verifikasi akun pengguna dalam skenario tertentu. Fitur keamanan berbasis email ini masih dalam pengembangan dan akan diluncurkan pada update beta WhatsApp mendatang.
Selain itu, versi beta terbaru WhatsApp menghadirkan avatar animasi dan fitur pembuatan grup baru yang menghemat waktu. Meta juga telah meluncurkan fitur perpesanan video yang serupa dengan layanan perpesanan suaranya, dan versi smartwatch WhatsApp untuk Wear OS telah mulai diluncurkan.









