WhatsApp Business sudah hadir di Indonesia

Aplikasi bisnis yang ditunggu-tunggu akhirnya meluncur juga

Hari ini (19/1). WhatsApp resmi meluncurkan aplikasi WhatsApp Business di beberapa pasar seperti Indonesia, Italia, Meksiko, Inggris, dan Amerika Serikat. Aplikasi pesan baru bagi pelanggan bisnis ini merupakan rencana WhatsApp untuk menghasilkan pendapatan. Rencananya, WhatsApp mencoba membebankan tagihan komunikasi antara pelaku bisnis dengan pelanggan mereka lewat aplikasi baru ini.


BACA JUGA

Status WhatsApp kini bisa dibagikan ke Instagram dan Gmail

WhatsApp kini tampilkan pengirim foto di aplikasi

WhatsApp akan tayangkan iklan di fitur status


WhatsApp sebelumnya telah menggadang-gadang akan meluncurkan kedatangan aplikasi ini. Mereka mulai menguji coba aplikasi ini sejak September 2017 lalu. Bagi pengguna aplikasi bisnis, ada tanda akun verifikasi berwarna hijau untuk memvalidasi akun tersebut secara resmi.

Dengan aplikasi WhatsApp Bisnis baru ini, UKM bisa menyiapkan profil WhatsApp Bisnis mereka, dengan cara mengisi informasi seperti deskripsi bisnis, alamat email, alamat kantor, dan alamat situs. 

Nantinya Anda dapat menggunakan serangkaian fitur di dalam aplikasi ini, seperti smart messaging tools, yang menawarkan teknologi serupa dengan milik Facebook Messenger. Kemampuannya bisa membalas pesan dengan cepat. Anda bisa mengkostumasi jawaban yang biasanya kerap ditanyakan pelanggan. Anda juga bisa mengkustomisasi ucapan salam, serta pesan yang memberitahukan Anda sedang sibuk.

Di dalam aplikasi ini juga terdapat ikhitisar statistik, seperti jumlah pesan yang telah terbaca, dan data terkait lainnya. Perlu Anda ketahui, profil WhatsApp Business hanya bisa melakukan kontak dengan pengguna, apabila mereka setuju menerima pesan bisnis dari pengguna WhatsApp Business. WhatsAppp mengatakan, aplikasi mereka nantinya akan berguna bagi beragam instansi seperti, perusahaan maskapai penerbangan, ecommerce, hingga perbankan.

Data dari penelitian Morning Consult menyebutkan, 80 persen UKM India dan Brasil mengatakan sangat terbantu dengan WhatsApp ketika berkomunikasi dengan konsumen.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: