sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
Sabtu, 21 Mar 2020 12:01 WIB

VW ubah mobil klasik jadi mobil listrik

Dapat diisi menggunakan arue bolak-balik (AC) atau arus searah (DC), mobil listrik ini memiliki pengisian cepat dengan 80% kapasitas baterai dalam 40 menit.

VW ubah mobil klasik jadi mobil listrik
Source: Volkswagen via Engadget

Baru-baru ini perusahaan otomotif asal Jerman Volkswagen (VW) mengenalkan konsep mobil listrik bernama e-BULLI. Dilihat dari desainnya, mobil listrik ini memiliki basis rancang bangun van klasik yang selama ini banyak kita lihat di jalanan. Dilansir dari Engadget (21/3), meski dari luar terlihat seperti VW T1 yang memiliki bentuk berciri khas, tetapi di dalamnya sudah sama sekali berbeda.

Dalam konsep mobl listrik ini, VW memilih T1 Samba Bus, diproduksi di Hannover, Jerman, yang menghabiskan setengah abad di jalanan sehingga menjadi terkenal. Perusahaan tersebut mengganti mesin boxer empat silinder 32 kW dengan motor listrik modern 61 kW milik VW sendiri. E-BULLI yang sepenuhnya listrik menawarkan torsi lebih dari dua kali lipat dan memiliki kecepatan tertinggi 130 km/jam. Sebagai perbandingan, T1 Samba Bus versi bensin memiliki kecepatan maksimal 105 km/jam.

Seperti versi lawasnya, e-BULLI memiliki drivetrain penggerak roda belakang, dan seperti mobil listrik VW ID.3 dan ID.BUZZ, baterai e-BULLI terletak secara terpusat di lantai kendaraan untuk menurunkan pusat gravitasinya dan meningkatkan karakteristik mengemudi.

Dapat diisi menggunakan arus bolak-balik (AC) atau arus searah (DC), mobil listrik ini memiliki pengisian cepat dengan 80% kapasitas baterai dalam 40 menit. Tetapi baterai yang digunakannya hanya memiliki kapasitas 45 kWh sehingga memiliki jangkauan 200 km. Jadi ini bukan untuk berkendara jarak jauh.

VW melengkapi lampu depan e-BULLI dengan LED, ada pula speedometer yang tampak klasik dengan layar dua digit, indikator LED untuk proses pengisian ulang baterai dan tablet yang terintegrasi di langit-langit interior.

Pabrikan otomotif tersebut berencana untuk memulai debut e-BULLI di Techno Classica 2020. Tetapi karena ajang ini telah dibatalkan karena wabah virus corona, VW akan mengenalkan e-BULLI secara virtual. Belum ada informasi lebih lanjut apakah pandemi corona akan menunda produksi mobil listrik e-BULLI. Di Fremont, California, Tesla terpaksa menangguhkan pekerjaan mobil listriknya, tetapi tidak jelas apakah akan diikuti oleh pabrikan mobil listrik lainnya.

Share
×
img
×
tekid
back to top