Omoda dan Jaecoo Perkenalkan Teknologi Parkir Tanpa Sopir, VPD Siap Ubah Cara Berkendara di Kota
Omoda & Jaecoo kenalkan teknologi VPD, parkir otomatis tanpa sopir yang siap mempermudah mobilitas di kota padat.
Jaecoo J5 saat grand launching VPD. dok. Jaecoo
Omoda dan Jaecoo memperkenalkan inovasi terbaru di sektor kendaraan pintar melalui teknologi Valet Parking Driver (VPD), sistem parkir otomatis yang memungkinkan mobil bergerak dan parkir tanpa kehadiran pengemudi di dalam kendaraan.
Teknologi ini dikembangkan untuk menjawab tantangan mobilitas di kawasan urban yang semakin padat, terutama dalam hal parkir di ruang terbatas seperti pusat perbelanjaan dan area perkantoran.
Berbeda dari sistem Auto Parking Assist konvensional yang bergantung pada marka parkir, VPD mengandalkan sistem persepsi lingkungan berbasis sensor untuk membaca kondisi sekitar secara real-time.
Dengan pendekatan ini, kendaraan mampu mencari ruang parkir, melakukan manuver, hingga berhenti secara presisi tanpa intervensi langsung dari pengemudi.
- Audi S3 Terbaru Resmi Meluncur, Sedan Sport 333 PS yang Nyaman Dipakai Harian
- Pabrik Cerdas GAC Produksi Satu Mobil Tiap 53 Detik, Standar Baru Manufaktur Otomotif Global
- Audi S3 Terbaru Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Tenaga 333 PS dan Teknologi Torque Splitter
- Kia All New Carens Tampil dengan Desain Progresif dan Kabin Canggih Jadi Andalan MPV Keluarga Modern
Business Unit Director Jaecoo Indonesia Jim Ma mengatakan teknologi ini lahir dari kebutuhan pengguna di kota besar yang menginginkan efisiensi dan kemudahan.
“Pengembangan Valet Parking Driver didasarkan pada kebutuhan pengguna yang semakin dinamis. Lewat teknologi ini, kami ingin menghadirkan solusi yang meningkatkan kenyamanan sekaligus efisiensi dalam penggunaan kendaraan sehari-hari,” ujarnya.
VPD juga terintegrasi dengan aplikasi mobile yang memungkinkan pengguna mengaktifkan fitur remote summon.
Melalui fitur ini, kendaraan dapat dipanggil secara otomatis menuju titik penjemputan, sekaligus menjalankan parkir mandiri saat pengguna tiba di lokasi tujuan.
Dalam tahap pengujian, teknologi ini akan diterapkan pada beberapa model berbasis hybrid, termasuk Jaecoo 5 SHS-H, Jaecoo 7 SHS-P, dan Omoda 7 SHS-P. Pengujian dilakukan melalui sejumlah skenario yang mencerminkan kondisi parkir di dunia nyata.
Salah satu skenario menguji kemampuan kendaraan keluar dari area parkir dan menuju titik penjemputan secara otonom, dengan mendeteksi hambatan seperti pejalan kaki atau kendaraan lain.
Skenario lainnya menguji kemampuan parkir otomatis tanpa pengemudi, di mana mobil secara mandiri mencari slot parkir dan menyelesaikan manuver hingga terkunci otomatis.
Selain itu, dilakukan pula uji perbandingan antara kemampuan sistem dan pengemudi manusia dalam kondisi parkir yang menantang, seperti ruang sempit atau posisi buntu, untuk mengukur efisiensi dan akurasi manuver.
Pengembangan teknologi ini menjadi bagian dari strategi besar Omoda & Jaecoo dalam memperkuat ekosistem kendaraan elektrifikasi dan intelligent driving.
Sebelumnya, performa kendaraan listrik mereka di Indonesia juga menunjukkan tren positif, termasuk penjualan model Jaecoo J5 EV yang terus meningkat sepanjang awal 2026.
Meski demikian, penggunaan VPD masih difokuskan untuk area parkir tertutup dan belum ditujukan untuk penggunaan di jalan umum. Pengemudi tetap diimbau untuk siaga dan siap mengambil alih kendali jika diperlukan.









