Untuk backup data, pilih Hard Disk external, layanan cloud, atau NAS?

Selagi metode penyimpanan Hard Disk dan Cloud memiliki kelebihan masing-masing, produk NAS seperti Synology DS218j menggabungkan keduanya.

Masalah modern memerlukan solusi modern. Tampaknya, istilah ini semakin relevan di kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Salah satu dampak nyata permasalahan yang kita alami saat ini adalah keterbatasan penyimpanan.

Harus diakui, saat ini ada beberapa solusi yang beredar. Ada dua hal yang biasa dipilih oleh para pengguna. Pertama adalah menggunakan Hard Disk eksternal dan satu lagi menggunakan layanan Cloud.

Tapi, tahukah Anda jika saat ini ada satu solusi lain yang bisa Anda pilih? Ya, solusi tersebut adalah dengan membeli sebuah NAS (Network Attached Storage) atau Penyimpanan Jaringan Terlampir.

Bagi Anda yang masih memiliki stigma bahwa NAS itu mahal, maka Anda harus melirik Synology DS218j. Ya, NAS ini memiliki harga yang terjangkau untuk penggunaan rumahan.

Lantas, apa saja sih benefit yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan NAS, terlebih lagi NAS milik Synology? Yuk kita bahas sama-sama.

Pertama-tama, mari kita membicarakan keunggulan dan kelemahan dari penggunaan Hard Disk eksternal. Untuk mendapatkan Hard Disk eksternal, pengguna hanya harus merogoh kocek Rp 1 juta-an saja untuk mendapatkan kapasitas 1TB.

Keunggulannya adalah mudah untuk dibawa-bawa, karena bentuknya yang ringkas. Namun, ada beberapa hal yang menjadi batasan. Pertama, Hard Disk eksternal biasanya hanya mudah digunakan oleh perangkat laptop atau komputer saja.

Sedangkan untuk perangkat smartphone, pengguna harus memiliki dongle khusus. Itu pun terbatas hanya di perangkat tertentu saja. Dan pada saat ketinggalan, Anda harus merelakan data ada di rumah. Satu hal yang paling penting, jika Hard Disk rusak, data sebetapa penting apapun akan hilang begitu saja.

Beralih ke penyimpanan cloud, saat ini ada dua layanan populer. Satu Google Drive dan satu lagi Apple iCloud. Kedua penyimpanan cloud ini memberikan pengguna layanan gratis, 15GB untuk Drive dan 5GB untuk iCloud.

Bagaimana jika kurang? Pengguna dapat menambah kapasitas dengan membayar langganan bulanan. Rp 43 ribu untuk 200GB di Drive dan Rp 45 ribu untuk 200GB di iCloud. Layanan ini murah, jika kita lihat per bulan. Bagaimana dengan satu tahun? Lima tahun?

Anda bisa saja menghabiskan belasan juta hanya untuk menyimpan data di cloud. Bagaimana jika penyimpanan penuh dan Anda harus menambah kapasitas? Dan bagaimana data kita saat memutuskan untuk berhenti berlangganan?

Ya, meskipun simpel, namun masalah tersebut masih sering menjadi halangan pengguna untuk melakukan langganan tersebut, terutama di Indonesia. Terlebih lagi, layanan ini juga bisa dibilang terbatas penggunaannya.

Nah, disinilah NAS memberikan solusi yang tepat. Harus diakui, pengguna harus merogoh kocek Rp2,7 juta untuk membeli Synology DS218j. Ditambah dengan Rp 1 juta lagi untuk mendapatkan Hard Disk sebesar 2TB khusus NAS.

Tapi, Anda akan memiliki kapasitas penyimpanan aman, terpusat dan multi-fungsi yang tahan lama. NAS dibangun dengan dukungan teknologi RAID yang dapat menyalin data sehingga jika Hard Disk rusak, Anda tidak akan kehilangan data. Cukup ganti segera Hard Disk yang rusak itu dengan yang baru, data Anda pun akan selalu aman tersimpan.

NAS ini juga tidak terbatas dengan perangkat yang digunakan. Baik laptop dan komputer yang menggunakan Windows, Linux, Mac OS, smartphone Android atau iOS, dan perangkat lain dapat mengaksesnya hanya melalui WiFi ataupun internet selular.

Kapasitas penyimpanan Anda tidak cukup? Anda tinggal menambah satu Hard Disk lagi karena Synology DS218j memiliki total 2 bay Hard Disk yang mampu menampung total maksimal kapasitas hingga 28TB dengan bantuan dua Hard Disk 14TB. Besar bukan?

Proses pemasangannya pun sangat mudah. Proses instalasi dapat dilakukan secara otomatis. Anda tinggal masuk ke situs find.synology.com, lalu kita tinggal mengikuti langkah yang tersedia. Oh iya, pastikan NAS dan perangkat Anda ada di satu jaringan ya!

Anda juga tak perlu lagi khawatir meninggalkan file di rumah. Hanya dengan QuickConnect atau melalui aplikasi smartphone, Anda bisa mengakses file dari manapun kapanpun, selama NAS Anda di rumah terhubung ke internet.

Dengan aplikasi Drive yang terdapat di dalam Synology DS218j ini, Anda juga bisa membangun cloud pribadi dengan fitur-fitur yang serupa dengan Google Drive ataupun iCloud. Lengkap dengan fitur sharelink untuk memudahkan Anda berbagi file dengan aman dan mudah.

Tak sampai disitu saja, ada beberapa fitur lain yang sangat berguna bagi para pengguna rumahan. Salah satunya adalah adanya dukungan backup yang canggih. Pengguna dapat melakukan backup semua data yang ada di komputer dan smartphone ke perangkat NAS secara manual, otomatis ataupun dijadwalkan.

Dukungan aplikasi lain dalam Synology DS218j juga cukup lengkap. Mulai dari aplikasi online editing Word, Excel, Slides dan lainnya serta ada juga dukungan playback musik dan video langsung dari NAS. Jadi, selain untuk menyimpan data, NAS ini juga dapat dipergunakan untuk layanan multimedia.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Editor :
Tek ID