sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
Kamis, 25 Mar 2021 10:11 WIB

Twitter uji coba tambahkan emoji untuk berbagi reaksi

Sebuah survei dari Twitter menunjukkan kalau aplikasi tersebut kini berencana untuk menampilkan emoji pada tombol reaksinya.

Twitter uji coba tambahkan emoji untuk berbagi reaksi
Source: Pexels

Twitter diketahui selama sebulan terakhir ini melakukan survei kepada pengguna terkait tombol reaksi yang akan diperluas. Aplikasi jejaring sosial ini berencana untuk menambahkan emoji sebagai tambahan reaksi pengguna pada sebuah tweet, menambahkan lebih banyak emoji, dari bentuk hati. 

“Kami sedang mencari cara tambahan bagi orang-orang untuk mengekspresikan diri mereka sendiri dalam percakapan yang terjadi di Twitter,” kata juru bicara Twitter tentang survei tersebut dikutip dari TechCrunch (25/3). 

Dalam survei tersebut, Twitter menyajikan beberapa usulan set emoji yang berbeda. Emoji-emoji itu mewakilkan emosi seseorang secara umum, termasuk hati, wajah tertawa dengan air mata, sajah berpikir, dan wajah menangis.

Selain itu, survei juga mengajukan beberapa variasi untuk menggambarkan reaksi mengagumkan dengan wajah kaget atau emoji api, memberikan dukungan dengan emoji pelukan atau tangan diangkat. 

Lebih kontroversial lagi, Twitter dikabarkan sedang mempertimbangkan cara bagi pengguna untuk memberi tanda suka atau tidak suka pada tweet dengan; jempol ke atas dan ke bawah, angka 100 berwarna hijau dan merah, atau ikon panah hijau ke atas dan panah merah ke bawah. Ini mengingatkan pada fitur voting di suara positif dan negatif di Reddit.

Di samping itu, untuk mengetahui apakah adanya reaksi akan menimbulkan sentimen negatif, survei mengajukan pertanyaan seperti, “Apakah pengguna akan menggunakan reaksi daripada membalas tweet?” atau “Apakah pengguna akan memberi reaksi negatif pada tweet yang tidak relevan atau menyinggung?”

Twitter juga bertanya bagaimana perasaan mereka jika menerima banyak reaksi “tidak suka” pada tweetnya sendiri dan apakah hal itu membuat mereka enggan membuat tweet di masa mendatang. 

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menunjukkan perusahaan paham jelas bahwa pengenalan kumpulan reaksi dengan emoji dapat berdampak signifikan pada bagaimana orang terlibat dalam konten Twitter. Ini juga berpotensi menyebabkan efek buruk pada pengguna yang terlalu khawatir. 

Share
×
tekid
back to top