sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
Rabu, 01 Des 2021 10:49 WIB

Twitch punya fitur pendeteksi Troll

Dalam sebuah pernyataan terbaru, Twitch meluncurkan sebuah alat baru yang dapat menandai para troll di platform mereka.

Twitch punya fitur pendeteksi Troll

Para pengguna yang "iseng" di internet atau sering disebut troll menjadi masalah bagi banyak pihak. Sebab, para troll menyebabkan banyak masalah, bukan hanya untuk pengguna namun juga untuk platform yang mereka gunakan.

Twitch menjadi salah satu platform yang merasa terusik dengan troll. Ini karena troll sudah banyak menargetkan para streamer baik besar atau kecil dan sangat sulit untuk ditemukan. Untuk mengatasi hal ini, Twitch memperkenalkan fitur baru untuk mengejar para troll. Perusahaan menggunakan alat berbasis machine learning untuk membantu streamer melindungi channel mereka dari para troll.

Disebut sebagai "Suspicious User Detection", alat ini akan secara otomatis menandai individu yang dicurigai sebagai troll dengan dua tingkatan, yakni  "likely" atau "possible" sebagai troll penghindar “pengguna terlarang”.

Engadget (1/12) melaporkan Twitch akan mencegah mereka yang memiliki label tersebut untuk mem-posting tulisan apapun di dalam chat. Alat ini juga akan mempermudah moderator untuk mengidentifikasi potensi yang tidak diinginkan.

Setelah para moderator melihat tanda khusus ini, mereka dapat memutuskan apakah akan mengizinkan orang tersebut untuk masuk atau tidak. Namun secara default, troll akan dapat mengirim pesan dengan tanda khusus di sebelah nama pengguna.

"Alat ini didukung oleh model machine learning yang memperhitungkan sejumlah sinyal, termasuk namun tidak terbatas pada perilaku pengguna dan karakteristik akun dan membandingkan data terhadap akun yang sebelumnya dilarang, dan pemilik channel dapat menilai kemungkinan akun menghindari larangan tingkat saluran sebelumnya," kata juru bicara Twitch.

Share
×
tekid
back to top