Super Mario Run laris manis di iOS

Gim Super Mario Run capai total pendapatan sebesar USD60 juta atau setara Rp862 miliar di seluruh dunia.

Super Mario Run laris manis di iOS Source: pu.nl

Gim Super Mario Run telah diluncurkan pada bulan Desember 2016 silam, dan telah mengumpulkan total pendapatan sebesar USD60 juta atau setara dengan Rp862 miliar di seluruh dunia. Total pendapatan ini didapatkan mayoritas yang berasal dari platform iOS.

Menurut data dari Sensor Tower, bahwa sekitar 77 persen atau lebih dari USD46 juta (Rp660 miliar) berasal dari App Store. Google Play hanya menyumbang sekitar 23 persen atau dibawah USD14 juta. Tentunya hal ini juga disebabkan karena gim Super Mario Run telah tersedia enam bulan lebih dulu, dibandingkan di Android.


BACA JUGA

Nintendo bantah adanya program penukaran Switch

Nintendo Switch dapat prosesor baru, bisa main 2 jam lebih lama

Beredar ROM Android untuk penguna Nintendo Switch


Meski jumlah pendapatan relatif rendah di perangkat Android, pangsa platform ini juga mengalami peningkatan secara bertahap seiring berjalannya waktu. Seperti selama tiga bulan pertama di tahun 2018 ini, Google Play Store telah mencapai penjualan sebanyak 35 persen.

Dilansir dari 9to5Mac (2/7), Sementara itu sekitar 43 persen dari pendapatan Super Mario Run sebesar USD60 juta ini berasal dari Amerika Serikat, dan 17 persen berasal dari Jepang. Tampaknya dari data tersebut kita bisa melihat keuntungan Nintendo banyak berasal dari iOS. Namun meski telah mencapai total pendapatan tersebut, sayangnya Nintendo mengklaim Super Mario Run belum mencapai tingkat keuntungan yang bisa diterima.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: