Standar pengujian Tek.id dalam mengulas produk

Kami menyediakan kanal khusus untuk mengulas produk secara mendalam. Produk tersebut bermacam-macam: dari gadget sampai komponen dan aksesori komputer.

Standar pengujian Tek.id dalam mengulas produk

Kami menyediakan kanal khusus untuk mengulas produk secara mendalam. Produk tersebut bermacam-macam: dari gadget sampai komponen dan aksesori komputer.

Kami menulis produk secara subjektif, namun tetap berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan. 

Berikut penjelasan lengkap bagaimana tim kami mengulas produk.

Smartphone

Pengujian smartphone mengkombinasikan antara pengalaman penggunaan dan hasil benchmark sintetis. Kami mengedepankan jurnalisme sudut pandang orang pertama. Dengan demikian, penilaian berdasarkan pengalaman penggunaan bisa berbeda antara satu orang dengan yang lain, walaupun produknya sama.

Dalam hal benchmark sintetis, kami menekankan konfigurasi yang serupa pada setiap produk. Begitu juga penggunaan beberapa alat ukur untuk mendapatkan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

Software

Untuk menguji kinerja, kemampuan grafis dan daya tahan baterai, kami menggunakan aplikasi yang meliputi: Basemark OS 11, GFX Bench, Andro Bench, 3D Mark, PC Mark, dan Game Bench.

Pengujian Baterai

Kami menerapkan konfigurasi pengujian yang sama untuk setiap pengujian baterai smartphone via aplikasi PC Mark. Dimulai dari layar, kami menggunakan kecerahan sebanyak 80 persen dan mematikan fungsi pengaturan kecerahan otomatis. Layar adalah komponen yang paling banyak menggunakan energi baterai. Kami menggunakan kecerahan 80 persen karena rata-rata orang menggunakan kecerahan layar pada tingkat tersebut.

Selanjutnya adalah pengaturan jaringan. Kami mengaktifkan konektivitas WiFi dan tidak memasukkan kartu SIM ke dalam smartphone. Cara ini kami lakukan agar smartphone mendapatkan konektivitas yang lebih stabil ketika menarik feed dari aplikasi Facebook, Instagram, dan Twitter.

Artinya, ketiga aplikasi tersebut wajib kami pasang sebelumnya. Kami sengaja tidak memasukkan kartu SIM karena tidak ingin ada interupsi seperti panggilan telepon atau SMS masuk. Kami juga mengaktifkan GPS, mengingat sebagian besar orang mengaktifkan fungsi tersebut agar sosial media dapat mendeteksi lokasinya.

Pengujian berdasarkan pengalaman

Selain pengujian sintetis, kami menggunakan patokan gim berat di masanya. Untuk saat ini, kami berpatokan dengan gim seri gim Asphalt terbaru dan PUBG. Tak menutup kemungkinan, di masa depan, kami menambah gim yang akan diuji.

Masing-masing gim kami mainkan selama 1 (satu) jam. Setelah itu, kami melihat seberapa banyak baterai yang berkurang dan berapa derajat celcius suhu yang dikeluarkan ketika bermain gim dalam durasi tersebut. Kami menggunakan thermal gun demi hasil yang pasti untuk mengukur suhu.

TV, Monitor, Proyektor, dan Kamera

Dalam pengujian produk visual, kami menggunakan benchmark HD HQV. Benchmark ini berbentuk media kepingan Blu-ray. Dengan demikian, kami menggunakan Blu-ray player dan menghubungkannya ke perangkat tersebut via port HDMI. Di dalam pengujian tersebut, perangkat akan menghadapi pengujian Noise Reduction, Film Resolution Loss Test, Video Resolution Loss Test, dan Diagonal Filter.

Pengujian Noise Reduction untuk mengetahui seberapa baik fitur noise reduction, terutama pada televisi dan proyektor, mampu mengatasi hadirnya gangguan grain ketika konten menampilkan adegan gelap.

Sementara Film Resolution Loss Test dan Video Resolution Loss Test masing-masing berguna untuk melihat bagaimana panel layar mampu melakukan sinkronisasi dengan frame rate 24 fps dan 30 fps. Sebagai catatan, jika sebuah panel tidak memiliki refresh rate dengan kelipatan 24 fps atau 30 fps, gambar pada panel akan terlihat flicker maupun judder

Terakhir, Diagonal Filter memungkinkan kami mengetahui seberapa mulus tampilan diagonal ketika disodorkan perangkat visual.

Selain menggunakan pengujian sintetis, kami juga menggunakannya untuk menonton film. Resolusi film yang kami gunakan adalah 4K dan Full-HD, meski panel televisi/proyektor yang kami ulas mengusung 4K, kami tetap menjalankan film beresolusi Full-HD untuk melihat seberapa andal prosesornya melakukan proses upscaling.

Sebelum melakukan pengujian perangkat visual, Blu-ray player yang kami gunakan diatur ke gambar Interlace. Perubahan ini agar prosesor pada perangkat visual benar-benar bekerja secara independen, tanpa bantuan prosesor Blu-ray player.

Dalam melakukan pengujian kamera, kami melakukan pemotretan di masing-masing rentang ISO kamera dengan menggunakan aperture f/5.6 sehingga dapat mengetahui kapan kamera mulai menampilkan gangguan noise. Aperture ini dipilih karena depth of field yang dihasilkan tidak terlalu dangkal dan tidak terlalu dalam.

Kondisi cahaya saat melakukan pemotretan dilakukan di dalam ruangan dengan paparan cahaya 10 Lux. Kami melakukan pengujian ini menggunakan photo box agar kondisi cahaya lebih stabil.

Hardware

Selain menguji secara profesional, kami memberikan penilaian pribadi guna menggambarkan pengalaman kami dalam menguji produk. Penilaian ini diharapkan untuk mewakili pengalaman pengguna.

Oleh karenanya, kami akan menggunakan beberapa metode dan alat ukur untuk mendapatkan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

Software

Untuk menguji kinerja perangkat, seperti CPU, GPU, mainboard, storage, dan memory, kami menggunakan beberapa aplikasi untuk mengukur kemampuan komponen tersebut. Beberapa software yang kami gunakan meliputi 3DMark, PCMark (CPU, GPU, sistem, baterai, dan penyimpanan), Blender (render 3D), Handbrake (encoding video), Crystaldiskmark, Atto Disk Mark, dan Cinebench R15.

Selain menggunakan software sintetis, kami juga menggunakan beberapa gim AAA dan gim populer dalam menguji perangkat. Tak ketinggalan, kami juga menggunakan beberapa aplikasi monitoring seperti Fraps, CPUZ, GPUZ, dan HW Monitor.

Hardware

Selain memonitor menggunakan software, kami juga menggunakan beberapa hardware. Salah satunya adalah Thermal Gun untuk memonitor suhu di beberapa perangkat pengujian kami.

Penjelasan ini kami sampaikan agar pembaca tahu bagaimana prosedur kami dalam menguji produk. Demikian juga mitra kerja yang rutin mengirimkan sapel produk untuk kami uji. Jika ada perubahan, kami akan memperbarui halaman ini atau menjelaskannya di dalam artikel review

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: