Sony ingin garap Silent Hill dengan Kojima
Dalam sebuah bocoran terbaru, Sony dikabarkan ingin membuat gim Silent Hill baru bersama Kojima dan Kojima Production.
Dalam sebuah rumor terbaru, Sony tampaknya ingin membawa seri baru dari Silent Hill. Ini merupakan salah satu gim eksklusif milik konsol tersebut, yang dikembangkan oleh Konami bersama Hideo Kojima.
Namun, karena sekarang Kojima sudah keluar dari Konami, banyak orang yang bertanya-tanya siapa yang akan mengembangkan gim tersebut. Tapi, rumor tersebut mengatakan bahwa Sony akan memberikan hak pengembangan ini ke Kojima dengan Kojima Production miliknya.
Dilansir dari Wccftech (3/10), bahwa seri baru dari Silent Hill ini akan berupa soft reboot. Dikabarkan gim ini akan berfungsi sebagai sebuah re-introduksi bukannya remake penuh atau reboot.
Selain itu, Konami juga disebutkan sangat tertarik untuk menghidupkan kembali beberapa waralaba populer mereka. Beberapa yang disebut termasuk Castlevania, Metal Gear, dan Silent Hill.
- Kolaborasi LINE Let’s Get Rich x Ragnarok Online Satukan Strategi dan Nostalgia Fantasi
- Valorant Act 3 2026 Rilis Mode Baru Skirmish: Ascension, Hadirkan Duel Intens 1v1 hingga 2v2
- Free Fire x GINTAMA Bikin Karakter Ikonik dan Markas Yorozuya Ramaikan Arena Battle Royale
- Point Blank Rilis Season Pass Wild West, Senjata Permanen dan Diskon 50% Jadi Buruan Troopers
Menariknya, beberapa pihak juga menyebutkan bahwa dalam pengembangan gim Silent Hill dan kemungkinan beberapa gim Konami lainnya yang digarap Kojima akan didanai oleh Sony Interactive Entertainment, yang kemungkinan gim ini akan eksklusif untuk konsol PlayStation saja.
Namun, seperti biasa ini masih merupakan rumor belaka. Baik Sony, Konami, dan Kojima belum secara resmi mengkonfirmasi bahwa game baru dalam seri ini sedang dalam pengerjaan. Bahkan Konami sudah menangkal kehadiran gim Silent Hill baru.
“Kami mengetahui semua rumor dan laporan tetapi dapat memastikan bahwa itu tidak benar. Saya tahu itu bukan jawaban yang mungkin ingin didengar penggemar Anda, ”kata juru bicara Konami pada bulan Maret tahun lalu.








