sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
Kamis, 16 Sep 2021 20:44 WIB

ShopeePay bagikan tips bisnis online bagi pemula

Belajar dari kesalahan para pebisnis lainnya adalah salah satu upaya efektif yang dapat dilakukan para pebisnis pemula agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama.

ShopeePay bagikan tips bisnis online bagi pemula

E-commerce atau marketplace kini banyak digunakan pelaku UMKM untuk meraih pertumbuhan bisnis lebih. Namun sebagaimana bisnis offline, mencoba peruntungan di platform digital juga tak mudah, khususnya bagi pemula. Memahami kesulitan membangun bisnis terutama bagi para pebisnis yang baru berkecimpung di dunia bisnis, ShopeePay Talk kali ini secara khusus mengangkat tema Pasang Surut Pebisnis Pemula.

Dalam menjalankan bisnis, usaha untuk mencapai kesuksesan berbisnis memang bukanlah hal yang mudah. Jam terbang dalam menjalani bisnis terkadang juga tidak dapat menjadi sebuah jaminan kesuksesan. Para pebisnis dengan jam terbang tinggi sekalipun tidak bisa luput dari situasi pasang surut maupun risiko kegagalan berbisnis. Belajar dari kesalahan para pebisnis lainnya adalah salah satu upaya efektif yang dapat dilakukan para pebisnis pemula agar mereka tidak mengulangi kesalahan yang sama dalam bisnis mereka. Berikut ini adalah beberapa kesalahan umum dalam berbisnis yang dapat dihindari oleh para pebisnis pemula:

  • Sukses instan

Membangun kesuksesan bisnis membutuhkan waktu yang panjang dan juga proses yang berliku. Banyak pebisnis yang ingin meraih kesuksesan secara instan dengan mencoba menempuh berbagai jalan pintas, sehingga tak jarang jika mereka akhirnya menjadi tidak fokus lagi pada tujuan awal mereka membangun bisnis.

Ansari Kadir, CMO PT Harapan Bangsa Kita dan Co-Founder Sang Pisang & Ternakopi menuturkan, bahwa fokus untuk mengembangkan sebuah bisnis sangat penting dengan tidak terburu-buru melakukan ekspansi atau membuat bisnis baru. Dengan tetap fokus dan konsisten dalam menjalankan komitmen serta melakukan eksekusi dengan baik, akanmembantu membangun pondasi bisnis yang lebih kuat dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

  • Hanya ikut tren

Tren memang menarik perhatian pasar, namun keberadaan sebuah tren biasanya hanya bertahan sesaat karena perubahannya yang sangat dinamis. Membangun bisnis yang hanya sekadar ikut tren terkini, umumnya sulit berkembang bahkan dapat gulung tikar saat tren tersebut sudah meredup. 

Menurut Anton Hermawan Sugondo, Founder dan Owner Panama Sandals, mendirikan bisnis memerlukan riset pasar yang matang sebagai landasan untuk lebih mengenal target pasar yang ingin disasar dan memberikan solusi yang dapat menjawab kebutuhan pasar.

"Alih-alih menjadikan tren sebagai dasar utama dalam berbisnis, pebisnis dapat menggunakan tren yang ada untuk melakukan inovasi sesuai dengan perkembangan zaman," katanya.

  • Tak siap dengan risiko bisnis

Terlepas dari semua persiapan yang matang dalam membangun bisnis, seorang pebisnis tidak akan dapat terhindar dari risiko berbisnis. Berani memulai bisnis berarti harus siap mengantisipasi dan menghadapi berbagai risiko bisnis yang siap menerjang dengan strategi manajemen risiko. Namun faktanya, banyak pebisnis yang terkadang hanya memandang manajemen risiko sebelah mata.

MenurutRaymond Chin, CEO & Co-Founder Ternak Uang, para pebisnis pemula harus menyiapkan strategi menghadapi risiko bisnis yang ada di depan mereka dengan menyiapkan perencanaan bisnis. Para pebisnis bisa membuat perencanaan bisnis yang sederhana tapi solid dengan fokus pada tiga hal utama yaitu produk, pemasaran, dan operasional.

"Fokus menentukan unique selling points dari produk atau jasa bisnis, tentukan saluran pemasaran yang tepat dan buat strategi mulai dari cara menjaga operasional bisnis hingga menghadapi kegagalan bisnis. Perencanaan bisnis inilah yang juga menjadi dasar yang saya terapkan dalam mengembangkan Ternak Uang bersama dua rekan saya lainnya,“ katanya.

Share
×
tekid
back to top