Remaja justru manfaatkan Google Doc untuk chatting

Sejumlah remaja ternyata memanfaatkan layanan Google Docs untuk berbagi pesan di antara mereka. Mereka memanfaatkan keunggulan Google Docs untuk melakukan hal tersebut.

Remaja justru manfaatkan Google Doc untuk chatting Source: Google

Google Docs merupakan salah satu layanan yang disediakan Google untuk pengganti aplikasi Word. Salah satu keunggulan yang dimiliki Google Docs adalah kemampuan untuk menulis dan berbagi dokumen dengan orang lain secara online. Hasil edit tulisan juga dapat dilihat secara real-time.

Nah, keunggulan ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh beberapa siswa sekolah. Dengan maraknya kehadiran komputer dan laptop di lingkungan sekolah, beberapa guru kerap berbagi file dengan para murid secara online, Google Docs salah satunya.


BACA JUGA

Google ubah cara hitung subscriber di YouTube

Google Glass edisi enterprise dibanderol Rp14 juta

Google : daftarkan recovery number bisa blokir panggilan spam


Untuk menyiasati pelarangan penggunaan smartphone di lingkungan sekolah, para murid tersebut justru menggunakan Google Docs untuk saling berkirim pesan. Mereka akan mengundang teman-teman mereka ke dalam satu dokumen. Kemudian saling mengirim pesan, baris per baris.

Dilansir dari Ubergizmo (15/3), cara lain yang dilakukan adalah dengan memberikan komentar pada sebuah paragraf tertentu, kemudian mulai berkirim pesan di kolom komentar tersebut. Jika kemudian guru mendekat, mereka akan langsung menekan tombol “resolve” untuk menghilangkan seluruh komentar tersebut.

Rupanya peribahasa “banyak jalan menuju Roma” cocok disematkan untuk para murid tersebut. Meskipun penggunaan smartphone dilarang di lingkungan sekolah, namun mereka mampu memanfaatkan teknologi untuk mengatasinya. Tetapi hal ini juga bisa berdampak buruk, misalnya tugas terbengkalai karena terlalu asik chatting, yang lucunya, menggunakan layanan yang semestinya digunakan untuk bekerja.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: