Redmi Note 8 Pro diyakini ubah persepsi soal MediaTek
Redmi Note 8 Pro tampak berbeda dibanding pendahulunya. Pasalnya smartphone ini menggunakan chipset MediaTek, bukan Qualcomm.
Redmi Note 8 Pro yang belum lama ini diluncurkan oleh Redmi, tampak berbeda dibanding pendahulunya. Pasalnya smartphone ini menggunakan chipset MediaTek, bukan Qualcomm. Perubahan ini memang menjadi pertaruhan besar bagi Redmi. Namun demikian, Manager Director MediaTek India, Anku Jain percaya, smartphone tersebut akan membantu mengubah persepsi konsumen tentang MediaTek.
"Setelah Redmi 8 Note Pro dirilis, dan pengguna mengetahui fitur-fitur hebat serta kinerja yang dihasilkannya, saya kira pola pikir akan berubah dan smartphone juga akan bekerja dengan baik di India, mirip dengan Tiongkok," kata Anku Jain.
Dia meyakini MediaTek Helio G90T gaming-centric di Redmi Note 8 Pro akan mengubah seluruh permainan untuk Xiaomi serta MediaTek. Dilansir Gizmochina (13/9), secara teori, G90T merupakan peningkatan yang signifikan dibanding Snapdragon 675 yang digunakan di Redmi Note 7 Pro. Faktanya, chipset MediaTek itu sebanding dengan chipset gim Snapdragon 730G buatan Qualcomm.
Chip ini hadir dengan beberapa fitur premium seperti konektivitas Wi-Fi + LTE ganda serta GPU yang kuat. Jelas hal ini merupakan peningkatan besar dibandingkan dengan prosesor Snapdragon di seri Redmi Note sebelumnya.
- Xiaomi Rilis Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Asisten Digital Jaga Kebersihan Rumah
- Xiaomi Luncurkan Electric Scooter 6 Series di Indonesia, Solusi Mobilitas Cerdas Lawan Macet
- Xiaomi Fan Festival 2026 Dorong Ekosistem Smart Living Terintegrasi hingga 50 Negara
- Xiaomi 17 Dorong Tren Konten Autentik di Media Sosial, Andalkan Kamera Leica dan Video 8K
Ini bukan kali pertama Redmi bekerja sama dan menggunakan prosesor MediaTek di smartphone-nya. Redmi 6A diketahui menggunakan chipset MediaTek dan menjadi smartphone terlaris di India selama tiga kuartal terakhir berturut-turut. Smartphone ini sendiri menggunakan prosesor MediaTek Helio A22.
Redmi Note 8 Pro sejauh ini terjual dengan baik. Smartphone ini ludes 300 ribu unit hanya dalam penjualan perdananya. Smartphone ini telah meluncur di Tiongkok dan akan mulai dirilis di negara lainnya mulai bulan depan.








