Qualcomm Rilis Snapdragon X2 Plus untuk Laptop Windows on Arm yang Lebih Terjangkau
Prosesor ini menjadi chip terbaru Qualcomm untuk platform Windows on Arm yang dirancang menyasar laptop kelas menengah.
Prosesor Snapdragon X2 Plus. dok. Qualcomm
Qualcomm memperkenalkan Snapdragon X2 Plus dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026.
Prosesor ini menjadi chip terbaru Qualcomm untuk platform Windows on Arm yang dirancang menyasar laptop kelas menengah, dengan mengedepankan keseimbangan antara performa, efisiensi daya, dan kemampuan kecerdasan buatan (AI).
Peluncuran Snapdragon X2 Plus menjadi kelanjutan strategi Qualcomm setelah merilis Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Extreme pada September 2025 lalu, yang menyasar segmen premium.
Melalui varian Plus, Qualcomm membidik pasar pengguna mainstream yang membutuhkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan dukungan fitur kecerdasan buatan (AI).
- Qualcomm Siapkan Kejutan Setelah Rilis Snapdragon 8 Elite Gen 5, Diduga Akan Ada Chipset Khusus untuk Ponsel Samsung Terbaru
- Serius Tantang Apple M4 Max, Qualcomm Bakal Bikin Laptop Makin Kencang Lewat Snapdragon X2 Elite Extreme
- Snapdragon 8 Elite Gen 5 Resmi Meluncur, Performa Lebih Ganas dengan AI Lebih Responsif
- Qualcomm akuisisi MovianAI guna perkuat teknologi AI
Snapdragon X2 Plus dibangun menggunakan CPU Oryon generasi ketiga, arsitektur kustom Qualcomm yang dikembangkan untuk menantang dominasi prosesor x86 di pasar laptop.
Chip ini diproduksi dengan proses fabrikasi 3 nanometer (nm). Qualcomm menyebut, penggunaan teknologi ini memungkinkan peningkatan performa sekaligus efisiensi daya dibandingkan generasi sebelumnya.
Qualcomm menghadirkan Snapdragon X2 Plus dalam dua varian, yakni 10-core dan 6-core, agar memberikan fleksibilitas kepada produsen laptop dalam menentukan konfigurasi produk.
Pada varian 10-core, Snapdragon X2 Plus dibekali total cache 34MB dengan kecepatan maksimum multi-thread hingga 4GHz.
Sementara itu, versi 6-core membawa 22MB total cache, namun tetap mempertahankan frekuensi puncak 4GHz untuk menjaga responsivitas dalam penggunaan sehari-hari.
Perbedaan jumlah inti dan cache ini membuat masing-masing varian menyasar kebutuhan pengguna yang berbeda, mulai dari produktivitas standar hingga beban kerja yang lebih berat.
Dari sisi grafis, Kedua varian Snapdragon X2 Plus menggunakan X2-45 GPU. Namun, terdapat perbedaan pada sisi kecepatan,
Pada Varian 10-core memiliki GPU dengan clock speed hingga 1,7GHz, sedangkan versi 6-core berjalan pada kecepatan 900MHz.
Dengan spesifikasi tersebut, versi 10-core lebih cocok untuk laptop dengan kebutuhan grafis lebih tinggi, seperti pengolahan konten ringan dan gaming kasual, sementara versi 6-core lebih difokuskan pada efisiensi daya.
Meski menyasar segmen yang lebih terjangkau, Qualcomm tetap mempertahankan kemampuan Kederdasan buatannya. Snapdragon X2 Plus dibekali Neural Processing Unit (NPU) dengan performa hingga 80 TOPS.
Kemampuan ini memungkinkan dukungan berbagai fitur AI berbasis on-device, termasuk asisten AI, pemrosesan gambar dan video berbasis machine learning, serta optimalisasi fitur Windows Copilot+ pada perangkat Windows on Arm.
Qualcomm mengklaim Snapdragon X2 Plus menawarkan peningkatan performa single-core hingga 35 persen dibandingkan Snapdragon X Plus generasi sebelumnya, dengan konsumsi daya yang diklaim 43 persen lebih rendah.
Qualcomm juga kembali menekankan keunggulan Windows on Arm, yakni performa yang tetap konsisten saat perangkat digunakan dengan baterai.
Qualcomm menyebut platform ini berpotensi menghadirkan daya tahan baterai hingga beberapa hari, tergantung pada kapasitas baterai masing-masing laptop.
Dari sisi konektivitas, Snapdragon X2 Plus mendukung WiFi 7, Bluetooth 5.4, serta opsi modem 5G untuk laptop dengan konektivitas seluler.
Prosesor ini juga mendukung memori LPDDR5X hingga 128GB RAM, sehingga memungkinkan laptop tipis menangani multitasking berat dan kebutuhan produktivitas tingkat lanjut.
Qualcomm mengonfirmasi laptop pertama dengan Snapdragon X2 Plus akan mulai tersedia di pasaran pada akhir Juni 2026.
Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan seri Elite, Snapdragon X2 Plus diperkirakan akan memperluas adopsi Windows on Arm di segmen menengah.









