Qualcomm menolak jual modem ke Apple
Kepala Staf Operasi Apple, Jeff Williams membeberkan fakta bahwa Qualcomm menolak menjual chip modem 5G ke Apple.
Source: Google
Apple tampaknya tidak akan bisa menghadirkan perangkat dengan koneksi 5G tahun ini. Pasalnya Qualcomm menolak untuk menjual chip modem-nya ke Apple setelah keduanya terlibat masalah beberapa waktu belakangan ini. Dilansir dari TheVerge (15/1), hal tersebut diungkapkan oleh Jeff Williams, pada kesaksiannya kepada Komisi Perdagangan Amerika Serikat.
Apple pada akhirnya harus bergantung pada modem buatan Intel. Hal ini berarti bahwa perangkat iPhone bakal tidak memiliki koneksi 5G di tahun 2019. Padahal beberapa vendor ponsel Android secara terang-terangan menyatakan akan menghadirkan perangkat 5G tahun ini, menyusul dirilisnya modem X50 milik Qualcomm.
TheVerge menyebutkan bahwa chip 5G Intel diprediksi baru tersedia pada 2020 nanti. Di samping itu, modem LTE Intel yang digunakan pada iPhone XS, XS Max dan XR dikenal lebih lambat ketimbang modem buatan Qualcomm.
Apple dan Qualcomm sebenarnya sudah bekerja sama semenjak Apple merilis perangkat iPhone pertama kali. Konflik keduanya dimulai ketika Apple menuntut Qualcomm karena mematok harga tinggi untuk lisensi paten miliknya. Gugatan tersebut diajukan tahun 2017. Tak mau kalah, Qualcomm justru menuntut balik Apple. Tuduhan pelanggaran paten ditujukan pada Apple. Qualcomm juga menuduh Apple membagikan informasi kepada Intel.
- ChatGPT Jadi Aplikasi iPhone Terpopuler 2025, Threads Bikin Kejutan di Posisi Kedua
- Apple Diprediksi Jadi Pemimpin Pasar Smartphone di 2025, Akhiri Dominasi Samsung
- Apple Siapkan iOS 27, Fokus Pada Performa Lebih Stabil dan Fitur AI yang Lebih Cerdas
- Apple Dilaporkan Bersiap Ganti Tim Cook Tahun Depan, John Ternus Jadi Kandidat Terkuat
Buntut konflik tersebut, Qualcomm sukses memblokir penjualan iPhone di China dan Jerman. Apple pun terpaksa menarik produk iPhone 7 dan iPhone 8 dari Jerman dan memberikan update software untuk pengguna iPhone di China.








