Pentagon rilis laporan tentang UFO, tidak ada Alien di dalamnya
Dalam laporan tersebut, satuan tugas untuk UAP mengatakan terdapat satu objek terbang yang tidak diketahui.
Pentagon baru-baru ini mengeluarkan laporan penelitian tentang Unidentified Aerial Phenomena (UAP), atau yang biasa disebut dengan Unidentified Flying Object (UFO). Laporan tersebut berisi beberapa informasi yang sangat terbatas. Laporan tentang UAP ini dikeluarkan dari hasil penelitian satuan tugas yang baru dibentuk Pentagon, yang secara khusus bertugas memeriksa UAP melalui lensa kamera keamanan nasional Amerika Serikat.
Laporan ini tidak memuat informasi tentang pengidentifikasian secara jelas atas objek yang tidak diketahui. Pentagon tampaknya masih menyimpan rahasia terkait objek itu demi alasan keamanan nasional. Dari total sebanyak 144 peristiwa yang dilaporkan, satuan tugas untuk UAP hanya mengonfirmasi satu peristiwa dengan mengidentifikasi objek secara jelas. Satuan tugas untuk UAP mengatakan terdapat satu objek terbang yang tidak diketahui, dan didentifikasikan sebagai balon besar yang mengempis.
Satuan tugas untuk UAP ini berfokus juga pada pemeriksaan atas laporan dari penerbang militer yang dibuat antara tahun 2004 hingga 2021, sebagian besar hasil pemeriksaan didapat dari dua tahun terakhir. Dari hasil pemeriksaan itu, satuan tugas untuk UAP melaporkan terdapat 18 insiden yang menampilkan pola penerbangan dari UAP yang tidak biasa. Laporan tersebut juga memuat informasi tentang 11 kejadian penerbang yang nyaris bertabrakan dengan UAP.
Sementara itu, dilansir dari The Verge (26/6), program pemeriksaan dan pelaporan UAP oleh satuan keamanan Amerika Serikat ini telah melahirkan siklus yang mampu mendorong kembali informasi tentang isu UFO. Perlu diketahui, UAP dan UFO secara definitif, merupakan hal yang sama. Penggunaan istilah Object pada UFO akan membatasi pemeriksaan atas hal yang tidak diketahui. Jadi, Pentagon lebih memilih menggunakan istilah Phenomena pada UAP, yang dapat memungkinkan untuk memeriksa situasi atau peristiwa yang sedang terjadi, bukan cuma benda.
Informasi mengenai keberadaan program pemeriksaan dan pelaporan UAP itu sebenarnya telah ada sejak 2017. Informasi ini dikeluarkan oleh The New York Times dan Politico, yang mengkonfirmasi keberadaan Advanced Aerospace Threat Identification Program (AATIP), sebuah proyek rahasia dari Pentagon yang dimulai pada 2007. Proyek itu dilakukan untuk menyelidiki fenomena yang tak dikenal dan berakhir pada 2012. Secara resmi proyek didirikan di bawah Defense Intelligence Agency (DIA) dan kemudian dipindahkan ke markas besar Departemen Pertahanan.
Sementara AATIP sekarang sudah tidak berfungsi. Pada Juni 2020, Senate Intelligence Committee mengkonfirmasi keberadaan Unidentified Aerial Phenomena Task Force, yang bekerja di dalam Office of Naval Intelligence. Pentagon mengkonfirmasi dan mengumumkan satuan tugas tersebut beberapa bulan kemudian. Pentagon mengatakan jika satuan tersebut memiliki tugas untuk mendeteksi, menganalisis, dan membuat katalog terkait UAP yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional Amerika Serikat. Akhir tahun lalu, komite intelijen memberi Pentagon waktu enam bulan untuk menghasilkan laporan yang merinci temuan satuan tugas tentang UAP. Laporan Itu yang dirilis baru-baru ini.








