Pengguna VR Oculus Quest akan merasakan bertualang di Antartika

Dengan memanfaatkan kontroler Oculus Touch, pengguna akan akan dapat mendirikan kemah, membentuk barikade angin, dan membuka tenda.

Pengguna VR Oculus Quest akan merasakan bertualang di Antartika

Oculus Quest akan kedatangan konten berpetualang di area Antartika dengan durasi selama 30 menit. Konten penuh realitas tersebut dihadirkan oleh National Geographic yang sedang menggali lebih dalam pengalaman VR. Dilansir dari Engadget (27/4), petualangan tersebut akan membawa pengguna naik kayak melalui air yang dingin, dan memanjat lapisan es saat mencari burung yang hilang.

Dengan memanfaatkan kontroler Oculus Touch, pengguna akan akan dapat mendirikan kemah, membentuk barikade angin, dan membuka tenda untuk membantu pengguna memahami bagaimana rasanya bertahan dalam lingkungan sulit.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Teknologi AI Snapdragon XR2 punya performa 15 triliun pengoperasian per detik

VR bisa bikin sapi menghasilkan susu lebih baik

Aplikasi VR diprediksi makin populer di 2024


Tim National Geographic Partners Immersive Experiences telah bekerja dengan Oculus dan studio VR/AR Force Field di Explore VR selama sembilan bulan terakhir. Lebih banyak petualangan akan tersedia melalui aplikasi selama beberapa bulan mendatang, termasuk ekspedisi arkeologis ke situs warisan budaya. National Geographic juga bekerja dengan YouTube pada serangkaian proyek VR, yang pertama dirilis pada bulan Desember lalu.

Sementara itu, Facebook akan merilis headset Oculus Quest pada musim semi ini. Sejumlah gim dan pengalaman telah diumumkan akan hal tersebut, termasuk Vader Immortal  A Star Wars VR Series, Beat Saber, Moss dan Superhot.

Ocules Quest sendiri merupakan perangkat VR yang tidak memerlukan perangkat tambahan atau lebih dikenal dengan standalone VR. Unit ini menggunakan layar beresolusi 1600 x 1440 piksel untuk masing-masing mata sehingga menjanjikan tampilan yang realistis.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: