sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id poco
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id telkomsel
Kamis, 16 Mar 2023 16:55 WIB

OpenAI Umumkan GPT-4, Bisa Menangkap Informasi dari Gambar

OpenAI bermitra dengan berbagai perusahaan untuk mengembangkan chatGPT terbarunya tersebut, seperti Duolingo dan Khan Academy.

OpenAI Umumkan GPT-4, Bisa Menangkap Informasi dari Gambar
Foto: Andrew Neel/Pexels

Pembuat chatGPT, OpenAI, tidak henti-hentinya membuat inovasi di bidang articifial intelligence (AI). Baru-baru ini, mereka mengumumkan peluncuran GPT-4, model bahasa AI yang diklaim lebih kreatif dan kolaboratif dibanding versi sebelumnya.

Dikutip dari The Verge (16/3), GPT-4 dapat menginterpretasi isi gambar dan menjawab pertanyaan dari foto. Selain itu, respon yang diberikan oleh GPT-4 juga tampak lebih natural layaknya manusia dibanding chatGPT sebelumnya.

Peningkatan GPT-4 terbukti dalam kinerja sistem pada sejumlah tes dan tolok ukur, seperti Ujian Uniform Bar, LSAT, SAT Math, dan ujian membaca dan menulis berbasi bukti SAT. Dalam ujian tersebut, GPT-4 mendapatan skor persentil ke-88.

OpenAI menyebut, mereka sudah bermitra dengan sejumlah perusahaan untuk mengintegrasikan GPT-4 dalam produk mereka, seperti Duolingo, Stripe, dan Khan Academy. Model baru tersebut tersedia untuk masyarakat melalui ChatGPT Plus, langganan ChatGPT bulanan dari OpenAI dengan harga 20 dolar AS atau sekitar Rp308 ribu per bulan.

Dalam pengumuman GPT-4, OpenAI menekankan bahwa sistem mereka telah melalui enam bulan pelatihan keselamatan, termasuk dalam pengujian internal. Mereka memiliki 82 persen lebih kecil kemungkinan untuk menanggapi permintaan konten yang dilarang dan 40 persen lebih mungkin untuk memberikan hasil yang faktual.

OpenAI memperingatkan bahwa sistem mereka masih memiliki banyak masalah yang sama seperti model bahasa sebelumnya, termasuk kecenderungan mengarang informasi dan kapasitas untuk menghasilkan teks yang kasar dan berbahaya. Mereka tak menampi hal tersebut mungkin saja masih rentan terhadap disinformasi.

Sebelumnya, OpenAI pertama kali merilis ChatGPT pada akhir tahun 2022 setelah sempat ditunda karena mereka khawatir teknologinya disalahgunakan unuk spam dan hoaks. Namun, setelah dirilis, teknologi baru tersebut justru booming dan menarik minat orang-orang untuk mencobanya.

Share
×
tekid
back to top