Mi Band 4 laris manis di Cina

Xiaomi mengumumkan bahwa Mi Band 4 telah terjual 1 juta unit dalam waktu delapan hari pertama ketersediannya.

Mi Band 4 laris manis di Cina Source: Tech Advisor

Xiaomi telah memperkenalkan Mi Band 4 pada awal bulan ini, dengan layar warna dan pilihan olahraga yang lebih baik. Kini Xiaomi mengumumkan keberhasilan penjualan Mi Band 4 di Cina. Dilansir dari GSM Arena (24/6), Mi Band 4 diklaim telah terjual 1 juta unit dalam waktu delapan hari pertama ketersediaannya. Xiaomi juga turut mengklaim bahwa terdapat lebih dari 5000 pengiriman per-jam pada satu waktu. Ini menjadikannya pengiriman tercepat yang pernah dilakukan oleh Xiaomi.

Ini adalah gambar poster dari penjualan sukses Mi Band 4 di China


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Xiaomi bakal umumkan dua smartphone 5G bulan ini

Redmi Note 8 Pro diyakini ubah persepsi soal MediaTek

Xiaomi siapkan wireless charging 30W untuk Mi 9 Pro 5G


Source: GSM Arena

Mi Band 4 menampilkan layar warna OLED menggunakan kaca melengkung 2.5D di bagian atas dan 39,9 persen layarnya lebih besar dibanding Mi Band 3. Selain itu, Mi Band ini juga memiliki dukungan Bluetooth 5.0 terbaru dan dukungan untuk warna jam yang dapat dipersonalisasi atau kustom. Xiaomi melengkapi Mi Band 4 ini dengan baterai berkapasitas 135mAh, yang diklaim mampu bertahan selama 15 hingga 20 hari.

Berbeda dari seri sebelumnya, Mi Band 4 juga memiliki varian dengan dukungan NFC yang memungkinkan untuk sistem pembayaran. Saat ini Mi Band 4 versi dasar dibanderol CNY169 atau setara dengan Rp347 ribu. Sementara untuk versi NFC dibanderol CNY229 atau setara dengan Rp471 ribu.

Sebelumnya IDC juga telah mengungkapkan bahwa Xiaomi masih memimpin pasar wearable di China pada Q1 2019. Dalam laporan tersebut diklaim Xiaomi mengirimkan lebih dari 19,5 juta unit perangkat wearable di Q1 2019, kenaikan tahun-ke-tahun sebesar 34,7 persen. Selain Xiaomi, Huawei juga berada di posisi kedua dan Apple di urutan ketiga. Kemudian di belakang posisi tersebut ditempati oleh BBK dan Wuzhou Wireless.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: