sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
Jumat, 24 Apr 2020 09:27 WIB

Mark Zuckerberg kembali tunda pasang iklan di WhatsApp

Dalam sebuah laporan terbaru, Mark Zuckerberg mengurungkan niat untuk memasang iklan di WhatsApp awal 2020. Setidaknya untuk sementara waktu ini.

Mark Zuckerberg kembali tunda pasang iklan di WhatsApp
WhatsApp (Pixabay)

Seperti diketahui, Facebook merupakan salah satu perusahaan media sosial yang memiliki pendapatan terbesar di dunia. Hal ini dikarenakan mereka menempatkan banyak iklan di semua platform mereka, mulai dari Facebook hingga Instagram.

Dan seperti diketahui, mereka juga berencana untuk memperkenalkan iklan di aplikasi chatting mereka, yakni WhatsApp. Namun, mereka terus menarik ulur dalam memutuskan kapan mereka akan melakukan hal tersebut.

Pada awal tahun 2020 ini, rumor menyebutkan bahwa mereka ingin memperkenalkan iklan di WhatsApp dalam waktu dekat. Tapi, ternyata CEO Facebook, Mark Zuckerberg memutuskan untuk tidak melakukannya, setidaknya untuk saat ini.

Wccftech (24/4/2020) melaporkan, keputusan ini diambil untuk menjaga reaksi yang akan diterima perusahaan. Hal ini masuk akal dikarenakan banyak pengguna yang tidak akan senang melihat iklan di aplikasi tersebut.

“Setelah lebih dari satu tahun persiapan, WhatsApp akhirnya hampir memasukkan iklan di platform mereka, memulai rencana untuk menghasilkan miliaran dolar per tahun dari perusahaan yang dibeli sebesar USD22 miliar pada enam tahun yang lalu,” kata seorang informan.

Seperti diketahui, dalam laporan keuangan sebelumnya, pendapatan Facebook di kuartal keempat 2019 mencapai USD12,082 miliar atau sekira Rp165 triliun. Pendapatan ini berhasil meningkatkan pendapatan YoY mereka sebesar 25 persen.

Sedangkan di sisi lain, Instagram berhasil mendapatkan keuntungan besar sebesar USD20 miliar atau Rp282 triliun hanya dari iklan saja di 2019. Jadi, dapat dibayangkan seberapa besar pendapatan tambahan mereka jika WhatsApp benar-benar melakukan hal yang sama.

Share
×
img
×
tekid
back to top