sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
Kamis, 08 Okt 2020 13:30 WIB

Kini semua orang bisa jadi objek seni karya Van Gogh

Menggunakan fitur terbaru dari Google Art & Culture, semua pengguna dapat menjadi objek seni karya Van Gogh dan seniman lainnya.

Kini semua orang bisa jadi objek seni karya Van Gogh
Google Art & Culture

Siapa yang tidak tahu Van Gogh? Ya, dia adalah salah satu pelukis yang memiliki karya seni yang sangat menarik, dan karyanya dipajang di banyak studio seni terkenal di dunia.

Nah, jika kalian tertarik untuk menjadi salah satu hasil “karya seni” ala Van Gogh, kalian bisa mewujudkannya. Google baru saja menggulirkan fitur baru yang dapat mengubah foto kalian menjadi seperti hasil karya seniman tersebut.

Mereka menggulirkan fitur ini di aplikasi Art & Culture. Mereka membawa fitur filter reality Art augmented, yang dapat diterapkan ke wajah Anda untuk mengubah diri Anda ke dalam sebuah lukisan terkenal atau mencoba pada artefak sejarah yang tak ternilai harganya.

Dalam blog resmi Google, mereka mengatakan akan ada lima filter untuk dicoba. Kelima filter tersebut adalah self-portraits dari Van Gogh and Kahlo, Johannes Vermeer’s Girl with a Pearl Earring, helm Samurai dari abad ke-19, dan faience necklace dari kebudayaan mesir abad ke-14.

Kalian dapat mengakses fitur ini dengan mengetuk ikon kamera pelangi yang terletak di bagian bawah antarmuka utama aplikasi Arts & Culture. Sebelum menerapkan filter ke wajah, aplikasi itu akan memberikan beberapa sejarah dan konteks tentang karya seni tersebut.

 

 

Ini adalah cara yang menyenangkan untuk terlibat dengan sejarah, terutama saat kita tidak mungkin melakukan perjalanan ke museum tempat lukisan dan artefak ini dipamerkan.

Fitur tersebut menggunakan algoritma pemrosesan gambar berbasis machine learning untuk membuat filter terlihat realistis. Dan jangan khawatir, Google mengatakan semua pemrosesan sudah selesai di perangkat Anda.

Ini bukan pertama kalinya Google menggunakan AR untuk menghidupkan masa lalu. Pada bulan Agustus lalu, Google menambahkan rekreasi augmented reality dari Cambro Pachycope. Pengguna dapat menghadirkan makhluk purba tersebut ke ruangan di rumah mereka untuk mengamatinya dari dekat.

Share
×
tekid
back to top