iPhone 8 dan iPhone 8 Plus rekondisi mulai dijual

Apple mulai memajang iPhone 8 dan iPhone 8 Plus refubrish (rekondisi) di toko online mereka di Amerika Serikat (AS).

iPhone 8 dan iPhone 8 Plus rekondisi mulai dijual (Foto: Zdnet)

Apple mulai memajang iPhone 8 dan iPhone 8 Plus refubrish (rekondisi) di toko online mereka di Amerika Serikat (AS). Melalui toko yang dikhususkan untuk produk rekondisi ini, Anda bisa mendapatkan smartphone buatan Apple dengan harga yang didiskon.

Apple menyediakan pilihan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus model 64GB dengan harga miring. Diskon yang diberikan mulai dari 14-16 persen. Duo smartphone yang dirilis 2017 itu tersedia dalam warna Silver, Gold, dan Space Grey. iPhone 8 dijual seharga USD499 (Rp7,4 juta) dari harga aslinya USD599 (Rp8,9 juta). Sementara itu iPhone 8 Plus rekondisi dibanderol menjadi USD599 (Rp8,9juta) dari semula USD699 (Rp10,4 juta).


BACA JUGA

Apple pangkas produksi trio iPhone 2018

CEO Apple, Pemerintah akan punya regulasi industri teknologi

Apple bakal kenakan modem sendiri di iPhone baru


Kedua smartphone rekondisi itu dijual sebagai alternatif iPhone murah dari jajaran iPhone terbaru saat ini. iPhone 8 dan iPhone 8 Plus merupakan smartphone yang ditenagai chip A11 Bionic, dilengkapi tombol Home Touch ID serta bodi kaca untuk pengisian nirkabel.

Sayangnya tak ada model duo iPhone 8 dengan kapasitas penyimpanan lebih tinggi yang disediakan Apple di toko online-nya. Stok yang disediakan perusahaan juga cukup terbatas, sehingga besar kemungkinan untuk cepat habis.

Membeli iPhone rekondisi merupakan cara jitu mendapat perangkat baru namun dengan harga terjangkau. Untuk diketahui, semua produk Apple yang rekondisi telah diuji oleh perusahaan, disertifikasi, dibersihkan, dijamin dengan garansi satu tahun dan bisa diperpanjang melalui AppleCare +.

Ini merupakan kali pertama Apple menjual duo iPhone 8 rekondisi ke pengguna. Dilansir Macrumors (3/11), model iPhone rekondisi juga dilengkapi dengan baterai baru guna memastikan kinerja maksimal dan tak ada kerusakan lain ketika diterima pelanggan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: