sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
Selasa, 01 Okt 2019 20:19 WIB

Ini target Alibaba Group di tangan pengganti Jack Ma

Pasca Jack Ma resmi pensiun, Daniel Zhang kini menggantikannya menjadi orang nomor satu di Alibaba Group.

Ini target Alibaba Group di tangan pengganti Jack Ma

Pasca Jack Ma resmi pensiun, Daniel Zhang kini menggantikannya menjadi orang nomor satu di Alibaba Group. Zhang kini menjabat sebagai CEO dan Executive Chairman Alibaba Group. Dalam Apsara Conference yang berlangsung belum lama ini, Zhang memaparkan target perusahaan untuk lima tahun ke depan.

Di antara target tersebut yaitu mengembangkan usaha Alibaba Group hingga menjangkau satu miliar konsumen. Berikut selengkapnya target Alibaba Group di tangan Daniel Zhang dalam lima tahun ke depan.

Melayani satu miliar pengguna aktif per tahun

Alibaba Group menargetkan untuk melayani setidaknya satu miliar pengguna aktif per tahun dan mendapatkan Gross Merchandise Volume (GMV) senilai RMB1 Triliun melalui bisnis konsumen di Tiongkok sebelum akhir tahun fiskal 2024. Di antara bisnis konsumen Alibaba Group di Tiongkok yaitu retail marketplace, media digital dan hiburan, serta layanan konsumen lokal.

Di sisi lain Zhang akan tetap mempertahankan misi yang telah dibentuk perusahaan sejak Jack Ma berkuasa, yakni untuk memudahkan aktivitas bisnis dimana pun dan kapan pun. Pembaruannya adalah dengan membekali merchant dengan pengetahuan teknologi data dan cloud intelligent.

Target ini juga merupakan bagian dari ambisi global Alibaba di jangka panjang, yakni untuk melayani dua miliar pelanggan serta menopang 10 juta UKM dan membantu menyediakan 100 juta lapangan kerja di 2036.

Memenuhi kebutuhan konsumen

Hingga Juni lalu Alibaba Group tercatat telah memiliki 730 juta pengguna aktif tahunan dari konsumen Tiongkok. Jika digabungkan dengan 130 juta pengguna aktif di retail global, Alibaba memiliki total 860 juta pengguna aktif per tahunnya. Sayangnya tingkat penetrasi di daerah tertinggal masih berkisar 40%. Artinya banyak kesempatan untuk menjangkau konsumen secara lebih luas.

Alipay sendiri memiliki sekitar 900 juta pengguna aktif per tahun di Tiongkok di periode yang sama. Jika digabungkan, ada total 960 juta pengguna Alibaba Group dan Ant Financial di Tiongkok.

Meski jumlah konsumen Alibaba Group terus meningkat, Daniel Zhang menyatakan tak kalah penting bagi perusahaan untuk terus memenuhi kebutuhan konsumen secara holistik dan memberikan pelayanan terbaik pada semua platform dalam ekonomi Alibaba.

“Saat ini, kami terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan konsumen, agar kami bisa berfokus lebih pada populasi konsumen digital. Kami bisa mengandalkan sinergi yang baik antarlini bisnis Alibaba, sehingga kami bisa meningkatkan jumlah konsumen di seluruh ekosistem digital Alibaba,” katanya.

Melahirkan ratusan cara baru berbisnis

Tiga tahun lalu, Jack Ma memiliki visi bahwa masa depan bisa didefinisikan dalam ‘5 New’ lima cara baru berbisnis, yaitu New Retail, New Finance, New Manufacturing, New Technology dan New Energy. Tren ini merupakan panduan utama bagi Alibaba Group, yang menuntun pengambilan keputusan, mulai dari inisiatif bisnis hingga struktur organisasi.

Daniel Zhang mengatakan lima visi tersebut kini telah menjadi kenyataan dan berkembang jauh. Tak hanya lima tren baru, namun mencapai seratus bahkan puluhan ribu tren baru, seiring dengan transformasi digital industri, organisasi, kota dan sekolah.

"Tuntutan pengguna dapat diekspresikan, ditemukan, dan dianalisis secara real-time, kemudian secara instan digunakan untuk mendorong perubahan di sisi pasokan, sehingga meningkatkan permintaan baru dan pasokan baru," kata Zhang.

Membantu pelaku usaha menerapkan transformasi digital

Guna mendukung perkembangan bisnis perusahaan dan membantu para pelaku usaha menerapkan proses transformasi digital pada seluruh operasional perusahaan, Alibaba memiliki Alibaba Business Operating System. Layanan ini merupakan serangkaian digital tools satu pintu yang menggabungkan ekosistem penjualan Alibaba dengan teknologi cloud intelligence untuk memacu pertumbuhan konsumen, baik brand maupun perusahaan, serta untuk memahami kebutuhan konsumen lebih lanjut. 

“Kami selalu mengembangkan teknologi untuk mendukung penerapannya pada kondisi nyata di dunia usaha. Kami tidak melihat teknologi sebagai suatu unit terpisah karena kami percaya akan sinergi antara commerce dan teknologi. Inilah yang menjadi nilai unik yang dimiliki Alibaba Group,” kata Daniel Zhang.

"Dengan mendukung brand dan para pedagang dalam transformasi digitalnya, kami mewujudkan cara berbisnis yang mudah di mana saja pada era digital ini."

Share
×
img
×
tekid
back to top