Ini purwarupa iPhone pertama, tak berbentuk smartphone

Purwarupa papan iPhone pertama ini menjadi penanda bagaimana Steve Jobs sangat menjaga rahasia mengenai apa yang sedang mereka kerjakan.

Ini purwarupa iPhone pertama, tak berbentuk smartphone Purwarupa papan iPhone pertama (The Verge)

Siapa sih yang tak kenal dengan iPhone? Ya, smartphone revolusioner ini pertama kali diluncurkan pada 9 Januari 2007 oleh salah satu pendiri dan CEO Apple saat itu, yakni Steve Jobs.

Kala itu, Jobs memegang perangkat yang sangat kecil, ringkas, mudah digunakan dan dapat dibawa kemana-mana. Namun tahukah Anda jika sebenarnya dalam purwarupa dari iPhone, Jobs tidak merepresentasikan sebuah ponsel, melainkan lebih terlihat seperti motherboard komputer.


BACA JUGA

Face ID Apple akan bisa deteksi wajah dari berbagai sudut

iPhone tahun depan bakal pakai layar OLED buatan Tiongkok

Layanan gim berlangganan Apple Arcade bakal seharga Rp71 ribu perbulan


Ya, purwarupa yang dikenal sebagai “M68” and “Purple 2” tersebut baru-baru ini dipublikasikan oleh The Verge (20/3/2019). Dalam pernyataannya, purwarupa yang dikerjakan selama dua tahun tersebut memang sangat dirahasiakan Jobs.

Diketahui, Apple mengembangkan purwarupa ini sebagai sampel uji validasi teknik (EVT), untuk insinyur yang bekerja pada perangkat lunak dan bagian radio dari iPhone pertama. Para pengembang bahkan tidak tahu bentuk akhir dari iPhone.

Jobs bahkan memberikan purwarupa tersebut tanpa layar. Apple hanya menggunakan papan sirkuit cetak merah untuk perangkat keras purwarupa iPhone, lalu berubah menjadi biru, hijau, dan lainnya untuk unit produksi.

Dalam purwarupa tersebut, terdapat banyak konektor PC. Contohnya, terdapat konektor RCA, port LAN RJ45, Serial Port, dan beberapa komponen lainnya.

Meski begitu, di dalam purwarupa ini, terdapat juga beberapa komponen yang hadir dalam iPhone pertama. Beberapa contohnya seperti memory NAND, Radio / Baseband Chip, slot kartu SIM, tombol Home, kamera, iPhone Application Processor Pop Stack, dan lainnya.

Mereka menggunakan chipset Samsung K4X1G153PC untuk iPhone Application Processor Pop Stack di purwarupa ini, yang digabungkan dengan 620MHz ARM processor (ARM1176JZF) untuk menjalankan sistem operasi iOS.

Mereka menggunakan memory NAND sebesar 4GB milik Samsung (K9HBG08U1M) untuk menyimpan iOS. Memory ini pun dapat dengan mudah dibongkar pasang, yang memudahkan pengembang iOS mengganti versi dari OS tersebut.

Tapi, Apple sudah tidak lagi menggunakan metode ini untuk mengembangkan perangkat iPhone saat ini. Hal ini dikarenakan tim pengembang sudah menggunakan metode pembuatan purwarupa yang mendekati hasil jadi. Meski begitu, purwarupa ini akan menjadi sebuah pengingat akan bagaimana Jobs sangat menjaga kerahasiaan produk yang dia kembangkan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: