Inggris sedang uji kartu debit terintegrasi sensor sidik jari

Data sidik jari disimpan secara lokal di kartu, yang berarti tidak ada informasi keamanan bagi peretas untuk dapat mencuri dari basis data pusat di bank.

Inggris sedang uji kartu debit terintegrasi sensor sidik jari Source: Pexels

Bank di Inggris, NatWest, sedang menguji coba penggunaan kartu pembayaran NFC baru dengan pemindai sidik jari internal. Dilansir dari The Verge (11/3), percobaan yang mencakup 200 nasabah akan dilakukan pada pertengahan April. Uji coba ini memungkinkan pesertanya untuk melakukan pembayaran NFC tanpa perlu memasukkan PIN atau tanda tangan.

Saat ini, siapapun dapat melakukan pembayaran NFC di Inggris dengan menempelkan kartu mereka di alat khusus untuk melakukan pembayaran. Untuk keamanan, bank memberlakukan batas transaksi GBP30 (Rp567 ribu) untuk setiap transaksi. Disini penjual mengharuskan pembeli untuk memasukkan kartu ke mesin EDC dan memasukkan PIN untuk pembelian lebih dari GBP30.


BACA JUGA

Teknologi kapal otonom digunakan untuk cari pesawat hilang

Skuter listrik ini dirancang tahan air dan lebih aman dikendarai

Jabodetabek mati lampu hampir seharian, PLN minta maaf


Data sidik jari disimpan secara lokal di kartu, yang berarti tidak ada informasi keamanan bagi peretas untuk dapat mencuri dari basis data pusat di bank. Hal ini tidak mudah, selalu ada risiko pencuri yang dapat memperoleh dan meniru sidik jari. Namun, langkah ini dipercaya jauh lebih aman daripada PIN yang bisa dipelajari seseorang hanya melihat dari balik bahu.

Gemalto, perusahaan di balik teknologi biometrik kartu sudah menjalankan uji coba di Afrika Selatan bekerjasama dengan bank Italia Intesa Sanpaolo tahun lalu. Namun, kartu biasanya mengharuskan pengguna untuk mengunjungi bank, padahal lebih mudah jika dapat melakukannya sendiri dari rumah (seperti layanan pembayaran mobile Apple Pay atau Google Pay).

Uji coba NatWest tidak mengatasi masalah ini. Peserta dalam masa uji coba harus mengunjungi cabang bank mereka. Sebuah video yang diproduksi oleh Gemalto mengatakan bahwa mereka berharap versi sistem mendatang memungkinkan pelanggan untuk menggunakan ponsel sendiri untuk mendaftarkan sidik jari mereka.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: