Inggris melarang sejumlah drone DJI

Perusahaan tersebut menyarankan agar pengguna mengikuti panduan CAA dan mengatakan mereka sedang menyiapkan firmware untuk memperbaiki masalah.

Inggris melarang sejumlah drone DJI Source: Pexels

Otoritas Penerbangan Sipil (Civil Aviation Authority/CAA) telah melarang sejumlah drone DJI jika terbang tepat di atas manusia. Dilansir dari DP Review (1/11), peraturan ini disebabkan oleh beberapa model DJI jatuh saat terbang. Model seri Matrice 200 dan Inspire 2 secara sementara telah dibatasi penerbangannya ketika menggunakan baterai seri DJI TB50 dan TB55 yang dicurigai gagal saat terbang.

“Sejumlah insiden kecil baru-baru ini dilaporkan yang mana drone tersebut mengalami kehilangan daya sepenuhnya selama penerbangan, meski ada indikasi bahwa masih ada waktu baterai yang tersisa,” kata pihak berwenang Inggris tersebut.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Gimbal lipat dari DJI sudah tersedia di Indonesia

DJI Osmo 3 punya kontrol akses lebih mudah

DJI punya gimbal ringan untuk kamera mirrorless


Meski drone dalam kejadian tersebut mengalami kerusakan, tidak ada pihak ketiga atau properti yang kena imbasnya. Penyebab kesalahan terbang drone tersebut masih belum jelas, dan tampaknya tidak semua drone model tersebut mengalami hal yang sama. Tetapi para penyelidik yakin penyebab kecelakaan drone terkait baterai yang digunakan.

DJI sendiri menyarankan pengguna untuk “menerbangkan secara hati-hati” ketika menggunakan drone yang memakai baterai tipe tersebut. Lantaran drone itu bisa saja menampilkan informasi sisa daya baterai yang kurang akurat.

DJI menyarankan agar pengguna mengikuti panduan CAA dan mengatakan mereka sedang menyiapkan firmware untuk memperbaiki masalah drone mereka. Selain melarang menerbangkan tepat di atas manusia, CAA juga menangguhkan drone dalam situasi terbang dalam jarak tidak lebih dari 150 meter dari area padat penduduk, terbang tidak lebih dari 50 meter dekat orang, pesawat, dan kapal laut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: