sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id samsung
Sabtu, 13 Apr 2019 21:38 WIB

Harry Potter, platfrom dan masa depan Niantic

Niantic, pengembang gim Pokemon Go yang sempat populer 2016 silam ini punya visi masa depan di Augmented Reality. Jalan yang diambilnya pertama kali adalah lewat gim populer.

Harry Potter, platfrom dan masa depan Niantic

Kebanyakan orang mengenal Niantic sebagai pembuat gim mobile, Pokemon Go dan Ingress. Tahun ini mereka bersiap dengan seri Harry Potter: Wizards Unite.

Akan tetapi, bagi mereka yang bekerja di Niantic tidak sekedar menyebut diri sebagai perusahaan gim mobile. Pembuatan gim-gim di Niantic hanya salah satu dari bagian besar dari apa yang mereka kerjakan. Intinya bukan mengembangkan gim. Akan tetapi melalui gim ini mereka menunjukkan, bagaimana Augmented Reality (AR) bisa digunakan.

Niantic tengah membangun platform atau landasan teknologi AR ini, baik berupa gim atau apapun itu nantinya. Niantic siap dengan produk apapun, diluar smartphone sekalipun.

Niantic sedang bertaruh pada era AR yang akan segera hadir. Ketika ini jadi tren nantinya, Niantic bersiap untuk menjadi pemain utamanya.

Efek platform gim AR

Setelah perilisan Pokemon Go, semua orang jadi ingin merasakan kembali kemampuan AR. Niantic pun mendapatkan banyak tawaran, saking banyaknya, jumlahnya belum mampu Niantic wujudkan. Tawaran itu datang dari sisi art (kesenian), audio, mekanisme permainan gim baru, dan masih banyak lagi.

Meski sebuah proyek sederhana, Niantic membutuhkan sumberdaya yang besar untuk membangun tiap proyek tersebut. Oleh karena itu Niantic berencana untuk membuka sumber dayanya suatu saat nanti, agar perusahaan-perusahaan teknologi tersebut bisa membangun AR mereka sendiri. Itulah ide di balik Real World Platform yang dibangun Niantic.

Platform ini menjadi kunci ke depan bagi Niantic. Mereka telah membuat mesin inti AR selama beberapa dekade terakhir ini. 

Pokemon Go adalah studi kasus yang unik dari produk mesin AR di balik Niantic. Lewat gim ini mereka menggambarkan, bagaimana bisnis ini bisa menggapai ratusan juta pengguna di seluruh dunia. Kemudian mendedikasikan diri untuk mendeteksi pemain curang. Mereka juga menciptakan lapisan sosial dengan membuat sistem seperti layaknya pertemanan di dunia nyata.

Niantic bisa membantu perusahaan lain dengan mesin Real World mereka ini. CTO Niantic, Phil Keslin, mereka juga akan menyiapkan acara terencana sebagai bagian dari tawaran platform AR mereka.

Kendati begitu, masih ada problem yang harus dipecahkan Niantic. Sinkronisasi AR yang lebih gesit lagi di antara perangkat pengguna, agar menghadirkan pengalaman AR yang lebih optimal. Kemungkinan problem ini telah menjadi fokus pengembangan Niantic. Gim Harry Potter: Wizards Unite yang tengah kita nantikan bakal menjawab hal ini nantinya. Kita tunggu saja.

Share
×
tekid
back to top