Google hapus 22 aplikasi ini dari Play Store

Setelah menghapus 13 gim yang mengandung malware dari Google Play Store. Kini Google menghapus 22 aplikasi dari Play Store.

Google hapus 22 aplikasi ini dari Play Store Source: AndroidPIT

Google baru saja menghapus 22 aplikasi yang terdaftar di Google Play Store. Dilansir dari Phone Arena (6/12), Penghapusan ini Google lakukan karena semua aplikasi tersebut mengelabui pengguna demi mengumpulkan pendapatan setelah mereka mengklik iklan. Semua aplikasi berbahaya ini telah dipasang pada lebih dari 2 juta pengguna Android.

Kabarnya aplikasi berbahaya ini menggunakan malware untuk menyamar menjadi aplikasi pada umumnya di iOS dan Android. Bila pengguna membuka aplikasi ini, maka akan menampilkan iklan di dalam jendela browser tersembunyi dan membuat pengguna mengklik iklan palsu tersebut. Sayangnya belum diketahui lebih banyak dampak selanjutnya setelah pengguna mengklik iklan tersebut.


BACA JUGA

Google bakal ajarkan pelafalan berbagai bahasa

Programmer muda ditemukan meninggal di kantor pusat Google

Hastu Wijayasri, developer perempuan difabel pertama Indonesia


Kabarnya perangkat yang telah terkena aplikasi berbahaya ini, akan terkuras baterainya lebih cepat dan juga kemungkinan dicuri datanya. Tak hanya itu, aplikasi ini juga mengelabui calon penggunanya dengan review-review yang cukup baik pada Play Store. Ini untuk membuat calon pengguna percaya setelah melihat review aplikasi dan mengunduh aplikasi berbahaya ini.

Berikut aplikasi yang telah dihapus Google dari Play Store:

  • Sparkle FlashLight
  • Snake Attack
  • Math Solver
  • ShapeSorter
  • Tak A Trip
  • Magnifeye
  • Join Up
  • Zombie Killer
  • Space Rocket
  • Neon Pong
  • Just Flashlight
  • Table Soccer
  • Cliff Diver
  • Box Stack
  • Jelly Slice
  • AK Blackjack
  • Color Tiles
  • Animal Match
  • Roulette Mania
  • HexaFall
  • HexaBlocks
  • PairZap

Pada November lalu, Google juga telah menghapus 13 gim dari Play Store. Hal ini dilakukan setelah peneliti keamanan ESET, Lukas Stefanko, menemukan dalam gim tersebut terpasang malware. 13 gim tersebut telah diunduh lebih dari 580 ribu kali dan dua gim diantaranya telah menjadi trending.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: